Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Kota Solo Tampilkan Barongsai Pada Puncak Pawai Budaya Festival Harmoni Imlek Nusantara

Widjajadi
01/3/2026 15:32
Kota Solo Tampilkan Barongsai Pada Puncak Pawai Budaya Festival Harmoni Imlek Nusantara
Duta seni Kota Solo berfoto bersama seusai mengikuti Pawai Budaya Festival Harmoni Imlek Nusantara 2026 di Jakarta.(Dok. Disbudpar Kota Solo)

KOTA Solo ikut berpartisipasi dalam Pawai Budaya Fesitival Harmoni Imlek Nusantara 2026 yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada Sabtu (28/2). Kegiatan festival budaya itu merupakan akhir dari rangkaian kegiatan perayaan Imlek nasional yang memadukan budaya Tionghoa dan Jawa.

"Keikutsertaan Kota Solo dalam  Festival Pawai Budaya kemarin itu, sebagai bagian rangkaian malam puncak perayaan Harmoni Imlek Nusantara. Menteri Agama KH Nasaruddin Umar yang meresmikan," kata Wali Kota Respasti Ardi sepulang dari Jakarta, Minggu (1/3).

Menurut dia, pada puncak perayaan Imlek 2577 ini, Kota Bengawan, julukan Solo, menampilkan pertunjukan Barongsai dan Liong dengan diiringi ensembel perkusi barongsai. Gerakan energik dan lincah ditunjukan para pemain untuk menghibur para penonton. 

Selain tarian Barongsari, Pemkot Solo melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota, juga mempersembahkan pertunjukan seni tradisional khas Jawa yakni karakter Jathil dan Cakil. 

Penampilan katakter Jathil dan Cakil ini memaknai filosofi Jawa tentang keseimbangan antara kebaikan dan keburukan dalam kehidupan. Ada juga dikeluarkan dramatari Adaninggar dan Kelasworo. 

Persembahan seni dari Kota Solo yang terakhir itu melambangkan tokoh kuat dalam tradisi Jawa dan Tionghoa dengan menonjolkan filosofis keberanian dan kecantikan. 

"Yang jelas pada puncak perayaan Imlek 2026 ini, saya berikan apresiasi kepada para pelaku kesenian Kota Solo yang telah memberikan penampilan terbaiknya di acara tersebut," sambung Respati.

Dia menjelaskan jika keikutsertaan Kota Solo pada festival ini sebagai upaya menguatkan dan mempertahankan budaya serta toleransi. “Melalui panggung nasional ini, kami ingin menunjukan, Kota Solo sebagai kota yang menjunjung tinggi akulturasi budaya. Kota Solo adalah rumah bagi ragam budaya yang tumbuh dan berdampingan secara harmoni,” pungkas dia. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya