Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Prudential Syariah Raih Indonesia Best Sharia Life Insurance 2026

Heryadi
28/2/2026 13:27
Prudential Syariah Raih Indonesia Best Sharia Life Insurance 2026
Prudential Syariah meraih penghargaan Indonesia Best Sharia Life Insurance 2026.(Dok.Istimewa)

PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meraih penghargaan Indonesia Best Sharia Life Insurance 2026 dalam ajang Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas kategori Sharia Life Insurance dengan tema Inclusive Protection Solutions through Continuous Innovation.

Pengakuan ini menegaskan posisi Prudential Syariah sebagai salah satu pelopor inovasi di industri asuransi jiwa syariah di Indonesia. Perusahaan dinilai konsisten menghadirkan solusi proteksi yang relevan dan inklusif bagi masyarakat.

Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperluas akses asuransi syariah.

“Penghargaan ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik antar peserta, tenaga pemasar, dan mitra bisnis untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap asuransi syariah. Ini menjadi pengingat bagi kami bahwa inovasi harus terus terasa manfaatnya dan semakin mudah dijangkau,” ujar Vivin dalam keterangannya.

Ia menambahkan, perusahaan akan terus menghadirkan solusi proteksi yang relevan untuk berbagai segmen masyarakat. “Ke depan, fokus kami menghadirkan solusi proteksi yang benar-benar berangkat dari kebutuhan peserta, bukan sekadar tren. Bukan hanya produk baru, tetapi proteksi yang tepat sasaran, inklusif, dan terjangkau,” katanya.

Di tengah meningkatnya literasi keuangan syariah, tantangan inklusi masih menjadi pekerjaan rumah. Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2025 mencatat tingkat literasi keuangan syariah meningkat dari 39,11 persen pada 2024 menjadi 43,42 persen pada 2025. Namun, tingkat inklusi hanya naik tipis dari 12,88 persen menjadi 13,41 persen, sementara penetrasi asuransi syariah masih di bawah 1 persen.

HADIRKAN SEJUMLAH PRODUK
Untuk menjawab tantangan tersebut, Prudential Syariah menghadirkan sejumlah produk, antara lain PRUHeritage Syariah Essential Plan dan PRUHeritage Syariah USD untuk proteksi jiwa dan perencanaan warisan, PRUCritical Amanah untuk perlindungan penyakit kritis, serta PRUSafar Plan untuk proteksi perjalanan ibadah haji.

Di sektor kesehatan, perusahaan menawarkan PRUWell Medical Syariah dengan konsep penetapan harga adil (fair pricing) serta PRUSehat Syariah yang menyasar generasi muda.

Selain inovasi produk, Prudential Syariah memperluas kanal distribusi melalui lebih dari 80.000 tenaga pemasar di seluruh Indonesia yang dibekali konsep Sharia Way of Selling. Perusahaan juga memperkuat kanal bancassurance melalui kerja sama dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) guna menjangkau lebih dari 22 juta nasabah.

Dalam upaya meningkatkan literasi, Prudential Syariah menghadirkan Sharia Knowledge Centre (SKC) sebagai pusat informasi ekonomi syariah. Perusahaan juga aktif di media sosial dengan jangkauan digital mencapai 3 juta akun serta menggandeng komunitas, universitas, dan organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama, Al-Azhar, dan Muhammadiyah untuk program literasi dan sosial yang telah menjangkau sekitar 300 ribu masyarakat.

Dari sisi kinerja, hingga kuartal III 2025 total kontribusi Prudential Syariah tumbuh 7 persen secara tahunan menjadi Rp2,9 triliun. Tingkat solvabilitas (Risk Based Capital/RBC) tercatat 2.328 persen untuk Dana Perusahaan dan 197 persen untuk Dana Tabarru’, di atas ketentuan regulator. Pada periode yang sama, perusahaan telah membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp1,5 triliun.

“Kami optimistis dengan inovasi dan layanan produk yang kami hadirkan, kami dapat menjangkau lebih banyak keluarga Indonesia dan terus menjadi pemimpin pasar asuransi jiwa syariah joint venture di Indonesia,” tutup Vivin. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya