Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

SBMITB Gelar Forum Organizational Streamlining Sebagai Strategi Keberlanjutan Bisnis

Naviandri
27/2/2026 17:59
SBMITB Gelar Forum Organizational Streamlining Sebagai Strategi Keberlanjutan Bisnis
SBMITB pertemukan para praktisi dan akademisi dalam forum diskusi Organizational Streamlining.(Dok.SBMITB)

SEKOLAH Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) menggelar forum diskusi Organizational Streamlining dalam rangkaian HCM Talks ke-5 pada Jumat (27/2). Forum bertema “Navigating the Future of Human Capital: Business and Organizational Streamlining through Lean HR and People Analytics” ini mempertemukan praktisi dan akademisi untuk membahas strategi perampingan organisasi sebagai upaya menjaga keberlanjutan bisnis.

Diskusi menghadirkan Associate Partner McKinsey & Company Martin Santoso; Chairman of Nation Brand Team Kementerian Pariwisata sekaligus dosen, Priyanto Rudito; serta SVP Business Transformation and Optimization Pertamina (Persero), Mia Khrishna Anggaraini. Pandangan akademik disampaikan Ketua Kelompok Keahlian Strategic Decision Making and Negotiation (KK DMN) SBM ITB, Utomo Sarjono Putro. Diskusi dimoderatori Achmad Fajar Hendarman dari Kelompok Keahlian People and Knowledge Management (KK PKM) SBM ITB.

Dalam pemaparannya, Martin Santoso menegaskan bahwa organizational streamlining tidak sebatas penggabungan atau pemisahan unit organisasi. Menurut dia, langkah tersebut harus diposisikan sebagai strategi transisi menuju optimalisasi kinerja perusahaan.

“Organizational streamlining seharusnya menjadi enabler yang mendorong transisi menuju optimalisasi organisasi demi keberlanjutan bisnis, bukan hanya perubahan struktur semata,” ujar Martin.

Priyanto Rudito menambahkan, transformasi organisasi perlu dilakukan secara bertahap melalui konsep Getting Better, Broader, and Bolder. Ia menjelaskan pembenahan mendasar pada model bisnis menjadi tahap awal sebelum organisasi memperluas dan memperbesar skala usahanya.

“Dalam konteks BUMN, transformasi mencakup pengelolaan pertumbuhan organik dan anorganik, yang harus ditopang oleh operational excellence serta implikasi nyata pada pengelolaan human capital,” kata Priyanto.

Dari sisi korporasi, Mia Khrishna Anggaraini memaparkan pengalaman transformasi organisasi di Pertamina, termasuk perubahan struktur sebelum 2018 hingga pembentukan holding dan subholding. Menurut dia, proses perampingan organisasi harus dimulai dari penguatan fondasi agar perusahaan mampu tumbuh secara berkelanjutan.

“Streamlining menekankan pendekatan strategis. Fondasi harus diperbaiki terlebih dahulu agar organisasi menjadi lebih kuat, lalu berkembang menjadi lebih besar dan lebih luas. Ini bukan sekadar aksi korporasi, melainkan upaya menyatukan seluruh pemangku kepentingan agar tetap stabil dan adaptif,” ujarnya.

Utomo Sarjono Putro menilai diskusi tersebut membuka peluang agenda riset dan kolaborasi antara akademisi dan BUMN. Ia menekankan bahwa transformasi berbasis data dan restrukturisasi organisasi menghadapi tantangan besar di tengah ketidakpastian global.

“Akademisi memiliki kapasitas riset dan metodologi, sementara praktisi BUMN memiliki pengalaman dan konteks nyata. Kolaborasi keduanya dapat melahirkan inovasi yang berdampak,” kata Utomo.

Sementara itu, Achmad Fajar Hendarman menyoroti pentingnya pengelolaan aspek manusia dalam proses transformasi. Ia menyebut perubahan pola pikir menjadi tantangan utama yang harus diantisipasi melalui manajemen resistensi yang matang.

“Tantangannya bukan sekadar bagaimana memangkas struktur, tetapi bagaimana memperbaiki proses bisnis. Transformasi tidak hanya bersifat struktural, melainkan juga menyangkut pola pikir dan persepsi seluruh pemangku kepentingan,” tegas Achmad.

Forum ini menyimpulkan bahwa organizational streamlining merupakan proses strategis untuk mengoptimalkan proses bisnis dan model operasional, bukan sekadar efisiensi struktural. Melalui pendekatan tersebut, perusahaan diharapkan mampu menciptakan nilai jangka panjang dan menjaga keberlanjutan usaha di tengah dinamika persaingan global.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya