Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Lima Kepala Daerah di Kalsel Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah Tahun 2026

Denny Susanto
26/2/2026 16:46
Lima Kepala Daerah di Kalsel Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah Tahun 2026
Lima kepala daerah di Provinsi Kalimantan Selatan meraih penghargaan nasional.(Dok.Humas Pemprov Kaltim)

LIMA kepala daerah di Provinsi Kalimantan Selatan meraih penghargaan nasional sebagai Pembina Terbaik dalam Kinerja Pengelolaan Sampah Tahun 2026 yang diserahkan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq.

emberian penghargaan ini berlangsung di Gedung Balai Kartini Jakarta, Rabu (25/2), bersamaan Kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah Tahun 2026, sekaligus peringatan Hari Sampah Nasional 2026. Lima kepala daerah di Kalsel yang berhasil menerima penghargaan yaitu Gubernur Kalsel, Muhidin bersama Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah dan Kabupaten Tabalong.

Menteri Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan apresiasi atas peran serta provinsi, kabupaten/kota di Indonesia dalam upaya pengelolaan sampah. Dirinya menyebut saat ini Indonesia dalam kondisi darurat sampah. Saat ini potensi sampah di Indonesia telah mencapai 141 ribu ton per hari dan menjadi tantangan bersama untuk menyelesaikan.

"Target pengelolaan sampah yang ditetapkan Bappenas pada 2026 ini sebesar 63% dari 25% saat ini. Dengan kondisi itu maka perlu daerah aktif mengoperasikan fasilitas di lokasi masing-masing. Kemudian gencar melalukan edukasi, komunikasi dan sosialisasi kepada masyarakat," tegas Hanif.

Kementerian LH pada 2029 mendatang menargetkan praktek open dumping sampah harus diakhiri. Sejauh ini masih ada 481 TPA di seluruh Indonesia yang menggunakan sistem open dumping dalam pengelolaan sampah.

Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman mengungkapkan bahwa penghargaan yang diterima ini sebagai motivasi bagi provinsi bersama-sama kabupaten/kota  menciptakan lingkungan bersih bebas sampah. “Kami meminta dukungan seluruh masyarakat Banua untuk bersama-sama dalam upaya pengelolaan sampah sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo menuju Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah),” kata Hasnuryadi.

Sementara itu, Rakornas Pengelolaan Sampah 2026 ini dirangkai dalam rangka Hari Peduli Sampah Tahun 2025 mengambil tema Kaloborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah). Rakornas yang bertujuan mendorong akselerasi percepatan penyelesaian permasalahan sampah secara masif dari hulu hingga ke hilir ini juga dihadiri sejumlah gubernur, bupati dan walikota se- Indonesia. 

Dalam rakornas ini sejumlah menteri menjadi keynote speaker seperti Menteri Koordinasi (Menko) Pangan Zulkifli Hasan, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga serta Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Wihaji dan Wakil Menter Desa Riza Patria. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya