Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG Ramadan 1447 Hijriah, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional wilayah Priangan Timur merangkak naik. Kenaikan paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan daging sapi.
Di Priangan Timur, harga cabai rawit merah menembus Rp100 ribu per kilogram, sementara harga daging sapi dijual hingga Rp150 ribu per kilogram di tingkat pedagang.
Mamad (55), pedagang di Pasar Cikurubuk, mengatakan kenaikan harga dipicu cuaca buruk yang berdampak pada pasokan hasil pertanian. Selain itu, sebagian petani cabai belum memasuki masa panen dan ada yang mengalami gagal panen.
“Untuk cabai rawit merah sekarang Rp100 ribu per kilogram, cabai merah lokal Rp65 ribu, cabai japlak Rp95 ribu, cabai keriting Rp70 ribu, dan cabai domba Rp80 ribu. Sayuran seperti terong, buncis, wortel, bunga kol, dan tomat juga naik sekitar Rp1.000 per kilogram,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Menurut Mamad, kenaikan juga dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat menjelang tradisi munggahan. Sementara pasokan dari petani ke pasar berkurang.
Ia menambahkan, harga bawang merah naik dari Rp38 ribu menjadi Rp42 ribu per kilogram, bawang putih dari Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu, serta daging ayam dari Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram. Adapun beras premium masih stabil di kisaran Rp13.500 hingga Rp17 ribu per kilogram dan minyak goreng Rp18.500 per liter.
Sementara itu, Tatang (65), pedagang daging sapi di Pasar Cikurubuk, mengatakan kenaikan harga daging sapi sudah terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Permintaan meningkat menjelang Ramadan, terutama dari pedagang bakso dan rumah makan.
“Biasanya harga normal Rp110 ribu sampai Rp130 ribu per kilogram, tapi sekarang bisa sampai Rp150 ribu. Kami hanya bisa memotong 4 sampai 5 ekor sapi per hari. Permintaan bukan hanya dari Pasar Cikurubuk, tapi juga dari pasar lain,” katanya.
Ia menilai kenaikan juga dipengaruhi peningkatan kebutuhan sejumlah komoditas untuk program MBG yang mencakup daging ayam, telur, tahu, dan tempe.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya, Sofian Zaenal Mutaqin, membenarkan adanya kenaikan harga di sejumlah pasar tradisional. Berdasarkan hasil pemantauan, kenaikan terjadi pada cabai merah, telur, minyak goreng merek Minyakita, daging ayam, daging sapi, bawang merah, dan bawang putih.
“Cabai merah saat ini dijual Rp100 ribu per kilogram, cabai lokal Rp65 ribu, cabai keriting Rp70 ribu, cabai japlak Rp95 ribu, cabai domba Rp80 ribu, dan cabai hijau Rp40 ribu. Kenaikan ini karena permintaan tinggi. Biasanya setelah memasuki bulan puasa harga kembali turun,” ujarnya.
Sofian mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan. “Kami minta warga tidak panik buying dan tidak belanja secara berlebihan,” katanya. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved