Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Eks Kampung Gajah Viral Usai Temuan Mayat saat Live TikTok

Depi Gunawan
16/2/2026 15:52
Eks Kampung Gajah Viral Usai Temuan Mayat saat Live TikTok
Eks tempat wisata Kampung Gajah di Parongpong Kabupaten Bandung Barat.(MI/Depi Gunawan)

EKS tempat wisata Kampung Gajah mendadak viral pasca temuan mayat laki-laki oleh konten kreator saat melakukan siaran langsung (live) TikTok di lokasi pada Jumat, (13/2).

Enang Adiana, 40, penjaga Kampung Gajah mengatakan, kejadian temuan mayat kali ini disebut sebagai peristiwa pertama yang menghebohkan warga setempat, bahkan masyarakat luar. "Kalau kasus ramai seperti temuan mayat baru sekarang ya, dulu enggak pernah seheboh seperti sekarang," kata Enang saat ditemui, Senin ((16/2).

Kampung Gajah terletak di Jalan Sersan Bajuri Desa Cihideung Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Dulunya merupakan destinasi wisata yang cukup terkenal di sekitar Lembang.

Terkait isu mistis yang kerap dikaitkan dengan kawasan Kampung Gajah sehingga banyak yang membuat konten di Kampung Gajah, Enang membantahnya. "Kalau mistis-mistis itu enggak ada, paling hanya buat video-video biasa saja," ujarnya.

Enang mengungkapkan, Kampung Gajah mulai beroperasi sejak 2009 dan berada di lahan seluas sekitar 48 hektare. "Mulai buka pada 2009. Dulu sebelumnya perumahan, namanya Century Hill," ucapnya.

Menurutnya, Kampung Gajah mulai mengalami penurunan pengunjung sejak 2007 hingga akhirnya tutup total pada 2018. "Tahun 2017 itu sebenarnya sudah tutup, tapi masih ada yang buka sebagian. Setahun berikutnya baru tutup total," bebernya.

Ia menyebut, ada beberapa faktor yang membuat tempat wisata tersebut sepi. Salah satunya adalah harga tiket dan wahana yang dinilai mahal, serta munculnya banyak destinasi wisata baru di wilayah Lembang. "Isunya memang mahal. Terus juga banyak wisata baru yang buka, jadi pengunjungnya terpecah," lanjutnya.

Saat masih berjaya, Kampung Gajah dikenal memiliki banyak wahana permainan, terutama permainan outdoor seperti ATV hingga waterboom. Pasca tutup, lokasi itu sempat digunakan untuk aktivitas warga, salah satunya Pasar Minggu. Namun, aktivitas tersebut tidak berlangsung lama dan sempat terdampak pandemi Covid-19.

"Setelah tutup total sempat dipakai untuk Pasar Minggu, itu mulai ramainya sekitar awal-awal covid. Pengunjungnya bisa sampai 4 ribu orang per minggu," jelasnya.

Sementara itu, terkait status lahan eks Kampung Gajah saat ini, ia menyebut kawasan tersebut sedang berada dalam proses pelelangan. "Sekarang lahannya masih dibiarkan, saya paling sekarang yang ngurus karena kadang-kadang suka ada warga yang buang sampah di sini," tandasnya. 

Sementara itu, beberapa orang terlihat mengunjungi lokasi penemuan mayat untuk melihat lebih dekat. Namun mereka tidak bisa mendekat karena telah terpasang garis polisi. (E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik