Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

TMMD Sengkuyung I/2026 di Desa Pandes Klaten Sasar Pembangunan Fisik dan Nonfisik

Djoko Sardjono
12/2/2026 11:56
TMMD Sengkuyung I/2026 di Desa Pandes Klaten Sasar Pembangunan Fisik dan Nonfisik
Pembukaan TMMD Sengkuyung I/2026 di Desa Pandes, Klaten, ditandai pemukulan gong oleh Bupati Hamenang Wajar Ismoyo.(MI/Djoko Sardjono)

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I/2026 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dilaksanakan di Desa Pandes, Kecamatan Wedi.  Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Hamenang Wajar Ismoyo dengan upacara yang digelar di lapangan desa tersebut, Selasa (10/2).
 
Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung I/2026 dihadiri Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, Kasilog Rem 074/Warastratama Letkol Cba Ferry Herdiyanto, Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Klaten, serta tokoh agama dan masyarakat.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, selaku inspektur upacara pembukaan TMMD Sengkuyung I/2026 menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI atas konsistensi pengabdian kepada masyarakat melalui program TMMD.
 
“Program TMMD merupakan wujud nyata sinergi dan kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam rangka mempercepat pembangunan wilayah perdesaan di Kabupaten Klaten, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.
 
Kegiatan TMMD telah terbukti mampu menjangkau daerah-daerah terpencil,  selain mempercepat pembangunan infrastruktur desa yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Pembangan desa ini merupakan fondasi utama pembangunan nasional.

Menurut Hamenang, perdesaan bukan hanya sebagai objek pembangunan, tetapi juga subjek strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan sosial, serta menjaga nilai-nilai kebangsaan sebagai benteng pertahanan negara.
 
“Keberhasilan program TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya rasa memiliki, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, hasil pembangunan itu harus dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya,” ujar Bupati Klaten.

Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto menjelaskan, TMMD Sengkuyung I menyasar kegiatan fisik dan nonfisik. Kegiatan fisik betonisasi jalan pertanian sepanjang 604 meter, pembangunan talud 176 meter, dan jambanisasi lima unit. Sedangkan kegiatan nonfisik penyuluhan wawasan kebangsaan, serta administrasi kependudukan dan pencatatan sipil. 
 
“Pelaksanaan TMMD Sengkuyung I/2026 di Desa Pandes, diharapkan terwujud sinergi yang semakin solid antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan perdesaan yang berkelanjutan,” ujarnya. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya