Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM gabungan Polda Sumatra Utara dan Polres Pelabuhan Belawan berhasil meringkus MR, aktor utama pembunuhan pengemudi ojek online di Jalan KL Yos Sudarso. Tersangka harus ditembak pada bagian kaki karena melakukan perlawanan saat ditangkap oleh petugas pada Minggu (1/2) dini hari.
“Tersangka mengakui bahwa pelemparan itu dilakukan menggunakan balok dengan maksud untuk membegal korban. Namun, karena melihat korban langsung tidak sadarkan diri di tempat, para pelaku panik dan melarikan diri tanpa sempat membawa motor korban,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo, Minggu (1/2).
Aksi keji ini bermula pada 9 Juli 2025 saat pelaku menghantam korban bernama Iman Kurnia menggunakan benda keras hingga terpental. Korban dinyatakan meninggal dunia dua hari setelah kejadian tragis tersebut seusai menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Berdasarkan rekaman CCTV, polisi melakukan penyelidikan panjang hingga berhasil mengunci identitas MR di Kelurahan Belawan Bahari. MR diketahui merupakan residivis dengan rekam jejak kriminalitas yang panjang dan sangat meresahkan warga.
Selain terlibat begal maut, pemuda berusia 21 tahun ini juga tercatat melakukan pengrusakan kaca truk. Tersangka juga terlibat dalam aksi pencurian dengan pemberatan serta kasus pembakaran dan pengerusakan di wilayah hukum terkait.
Rekam jejak hitam ini menjadikan MR sebagai target utama kepolisian yang selama ini melarikan diri dari kejaran. Dalam menjalankan aksinya, tersangka dibantu oleh enam rekannya yang saat ini masih berstatus buron.
AKP Agus memastikan pihaknya telah mengantongi seluruh identitas pelaku lain dan terus melakukan pengejaran secara intensif. Langkah ini, kata dia, merupakan komitmen pihaknya untuk memberi rasa aman serta keadilan bagi masyarakat di wilayah Belawan. "Saat ini MR masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Pelabuhan Belawan untuk proses hukum selanjutnya," kata AKP Agus. (E-2)
Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumatra Utara memeriksa empat personel polisi terkait dugaan salah tangkap terhadap Ketua Partai NasDem Sumut, Iskandar.
Polda Sumatra Utara menggerebek sebuah rumah kos dan mengamankan delapan orang terkait dugaan penjualan atau perdagangan anak dan/atau perdagangan orang.
Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Utara bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) setempat membongkar jaringan 36 kilogram narkotika jenis sabu di Medan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved