Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Dukung Inklusivitas di Papua, Kogabwilhan III Salurkan Alat Bantu Dengar bagi Penyandang Disabilitas

Rahmatul Fajri
09/1/2026 17:30
Dukung Inklusivitas di Papua, Kogabwilhan III Salurkan Alat Bantu Dengar bagi Penyandang Disabilitas
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KOMANDO Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah Indonesia Timur. Hal ini dibuktikan melalui inisiasi pemberian bantuan alat bantu dengar bagi penyandang tunarungu bersamaan dengan peresmian Hearing Center pertama di Provinsi Papua, yang berlokasi di RSUD Jayapura, Jumat (9/1/2026).

Fasilitas layanan pendengaran modern tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri. Kehadiran pusat layanan ini menandai babak baru bagi pelayanan kesehatan yang lebih inklusif dan ramah disabilitas di Bumi Cendrawasih.

Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi, menyatakan bahwa dukungan TNI ini merupakan wujud nyata dalam memastikan setiap warga negara mendapatkan akses kesehatan yang setara.

“Alhamdulillah, di awal tahun 2026 ini masyarakat Papua sudah dapat menikmati layanan kesehatan pendengaran yang lengkap, mulai dari pemeriksaan audiometri hingga layanan THT di RSUD Jayapura,” ujar Bambang melalui keterangannya, Jumat (9/1/2026).

Selain menyalurkan perangkat alat bantu dengar, Kogabwilhan III juga memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat dan penyandang disabilitas yang tengah menjalani perawatan. Bambang menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor antara TNI dan Pemerintah Provinsi Papua adalah kunci utama mewujudkan pemerataan layanan kesehatan.

Menurutnya, penyediaan infrastruktur yang ramah disabilitas merupakan langkah strategis untuk menghilangkan hambatan fisik maupun nonfisik yang selama ini dialami warga Papua.

“TNI berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang menjamin kesempatan dan akses setara bagi semua warga negara. Pelayanan yang inklusif memungkinkan penyandang disabilitas hidup sehat, mandiri, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa,” tegas Panglima Kogabwilhan III tersebut.

Fasilitas Kesehatan Modern

Hearing Center di RSUD Jayapura kini dilengkapi dengan peralatan medis mutakhir untuk menangani berbagai gangguan pendengaran secara tuntas di dalam daerah. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat memangkas jarak dan biaya bagi warga Papua yang sebelumnya harus keluar wilayah untuk mendapatkan perawatan serupa.

 Bambang berharap langkah ini menjadi titik awal transformasi pelayanan publik di Papua yang lebih menjunjung tinggi hak asasi manusia, khususnya bagi kelompok rentan dan disabilitas. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya