Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Pusat mendukung pembangunan kembali Honai Adat di Kampung Elaboge, Distrik Silo Karno Doga, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus memproyeksikan wilayah tersebut sebagai Kampung Adat Percontohan berbasis kearifan lokal.
Kepala Kampung Elaboge sekaligus Kepala Suku Besar Distrik Silo Karno Doga, Habo Holago, menjelaskan bahwa revitalisasi ini sangat krusial mengingat nilai historis enam honai adat di kampungnya yang sempat mengalami kerusakan dan tidak berfungsi.
"Pembangunan saat ini mencakup tujuh unit honai yang terdiri atas enam honai pendukung dan satu honai utama. Honai-honai ini dibangun kembali agar dapat difungsikan secara optimal sesuai nilai-nilai adat yang diwariskan leluhur," ujar Habo melalui keterangannya, Senin (22/12)
Pembangunan tujuh unit honai tersebut dirancang dengan fungsi yang spesifik. Enam honai pendukung memiliki makna filosofis masing-masing, yakni Honai Laki-Laki, Honai Perempuan, Honai Kesuburan, Honai Perang, Honai Keramat, dan Honai Pertemuan.
Sementara itu, satu honai utama akan dialokasikan sebagai museum budaya. Fasilitas ini akan menjadi tempat penyimpanan benda-benda bersejarah serta sarana edukasi bagi generasi muda dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan Lembah Baliem tersebut.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Kedaulatan NKRI, Lenis Kogoya, menekankan bahwa pelestarian honai memiliki kaitan erat dengan jati diri nasional. Menurutnya, honai bukan sekadar arsitektur, melainkan simbol persatuan dan pusat pendidikan budaya masyarakat Papua.
"Dengan melestarikan honai, kita menjaga identitas nasional sekaligus memperkuat kedaulatan NKRI di tanah Papua. Ini bukti bahwa pembangunan pemerintah menyentuh warisan budaya yang mendasar bagi kehidupan masyarakat," tegas Lenis.
Ia menambahkan bahwa kehadiran pemerintah dalam mendukung ikon budaya Papua Pegunungan ini diharapkan mampu menjadi mesin ekonomi baru melalui sektor pariwisata berkelanjutan.
Pembangunan Kampung Adat Elaboge ini sejalan dengan kebijakan strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mendorong pemerataan pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Terletak di ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut, Kampung Elaboge diharapkan berkembang menjadi destinasi wisata budaya yang berdaya saing. Habo Holago berharap kawasan ini nantinya menjadi pusat kegiatan adat yang terintegrasi, yang tidak hanya menjaga tradisi suku Dani tetap hidup, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi nyata bagi warga setempat. (H-2)
Dengan bantuan listrik, masyarakat dapat menggunakannya untuk belajar, hiburan, membantu kegiatan rumah tangga, bekerja dan berbagai kegiatan produktif.
Pengerahan aparat untuk mengawal pematokan tanah dilakukan secara berlebihan karena skalanya sangat besar.
Lahan tinggal sebagai pemicu kericuhan di Pulau Rempang, Kepulauan Riau, disebut tidak memiliki Hak Guna Usaha (HGU).
MABES TNI mengirim tim gabungan dari Puspom TNI ke pulau Rempang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, menyusul terjadinya bentrokan warga dengan aparat kepolisian
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia pernah berjanji tidak akan zalim kepada warga Pulau Rempang-Galang, Batam, Kepulauan Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved