Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Hati-hati, Jalur Pemalang-Batang Merupakan Titik Lelah Perjalanan Nataru

Akhmad Safuan
19/12/2025 16:34
Hati-hati, Jalur Pemalang-Batang Merupakan Titik Lelah Perjalanan Nataru
Ruas Tol Semarang-Batang masih terlihat lenggang jelang liburan Nataru, diperkirakan Sabtu (20/12) akan terjadi peningkatan jumlah kendaraan melintas(Ist)

PENGENDARA yang melakukan perjalanan jauh dan memasuki ruas jalan tol yang panjang diminta waspada. Bagi yang bepergian melintas ruas tol Trans-Jawa diminta untuk beristirahat sejenak begitu memasuki ruas tol Pemalang - Batang pada liburan natal dan tahun baru (Nataru).

Suasana ruas jalan nasional di Pantura Jawa Tengah maupun Jajan Tol Trans-Jawa masih terlihat normal dan belum ada lonjakan arus kendaraan liburan nataru. Namun, petugas kepolisian dan perhubungan sudah bersiaga dan menjaga di beberapa titik. Diperkirakan, peningkatan arus kendaraan bakal meningkat pada Sabtu (20/12) dan terjadi lonjakan arus kendaraan pada Minggu (21/12).

"Mungkin baru besok, hari ini masih normal dan landai," kata seorang petugas kepolisian di Pos Ponolawen, Pekalongan.

Kepala Polres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf mengungkapkan, kepolisian akan terus memantau dan melakukan penjagaan ketat terhadap sejumlah ruas jalan yang sudah dipersiapkan untuk dilintasi ribuan kendaraan.

"Jelang nataru, kami juga pantau pergerakan harga kebutuhan pokok dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga," ujar Rachmad.

Asisten Manajer Pelayanan Lalu Lintas PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR) Nur Adzani Fajar mengatakan perjalanan panjang tanpa jeda istirahat dapat menurunkan konsentrasi pengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, sehingga diminta untuk memanfaatkan fasilitas rest area yang tersedia di sepanjang ruas Tol Pemalang-Batang.

"Wilayah Pekalongan merupakan titik lelah bagi pengendara setelah menempuh perjalanan panjang, kami minta agar pengguna jalan tidak memaksakan diri dan beristirahat dengan cukup sebelum melanjutkan perjalanan," ujar Nur Adzani Fajar usai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi Nataru di Kantor Gerbang Tol Pekalongan, Jumat (19/12).

Operasi Lilin Candi Nataru 2025/2026, lanjut Nur Adzani Fajar, berlangsung mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. PT PBTR telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi yakni peningkatan kompetensi personel tanggap darurat melalui pelatihan penanganan kecelakaan, pengecekan sarana prasarana jalan tol, pemeliharaan rutin infrastruktur untuk memastikan kondisi jalan tetap aman dan nyaman dilalui.

Selain itu, kesiapan fasilitas pendukung seperti sistem penerangan, peralatan transaksi, kendaraan operasional dan sistem komunikasi menjadi perhatian utama guna mendukung kelancaran arus lalu lintas selama masa libur akhir tahun. "Diminta juga pengendara memastikan kondisi kendaraan dan mematuhi rambu lalu lintas," ungkapnya.

Tidak hanya itu, PBTR juga memperkuat layanan bagi pengguna jalan dengan menghadirkan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), serta Top Up Drive Thru di Parking Bay Kilometer 344 Jalur A arah Semarang, sebagai langkah untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan.

"Kami juga menambah fasilitas layanan, PBTR juga melakukan percepatan pemeliharaan jalan sebagai upaya menjaga keamanan dan keselamatan pengguna," tukasnya.(M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik