Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Pemkab Bekasi Dukung Operasi Lilin Jaya 2025 Amankan Perayaan Nataru

Anton Kustedja
18/12/2025 21:01
Pemkab Bekasi Dukung Operasi Lilin Jaya 2025 Amankan Perayaan Nataru
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin (kedua dari kiri) menghadiri Rapat Koorfinasi Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan Operasi Lilin Jaya 2025 di Cikarang Pusat, Rabu (17/12).(DOK.PEMKABBEKASI )

PEMERINTAH Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya dalam mendukung pengamanan dan kenyamanan masyarakat pada perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Dukungan itu diwujudkan melalui sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan operasi kepolisian terpusat Lilin Jaya 2025.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin saat mewakili Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Lilin Jaya 2025 di wilayah hukum Polres Metro Bekasi, yang digelar di Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (17/12).

Ia menyampaikan, momentum Nataru merupakan periode dengan tingkat aktivitas masyarakat yang tinggi, baik dalam pelaksanaan ibadah, pergerakan arus mudik dan balik, aktivitas wisata, maupun kegiatan ekonomi. 

Kondisi itu memerlukan kesiapsiagaan bersama agar keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat tetap terjaga.

"Atas nama Pemkab Bekasi, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Metro Bekasi beserta seluruh unsur TNI, instansi vertikal, dan perangkat daerah, organisasi masyarakat yang telah mempersiapkan langkah-langkah pengamanan," ujar Endin dalam keterangannya yang dikutip Kamis (18/12).

Operasi Lilin Jaya 2025 akan dilaksanakan mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Nataru.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Sekda berharap terbangun kesamaan persepsi, keselarasan langkah, serta pembagian peran yang jelas antarinstansi, khususnya dalam pengamanan tempat ibadah, pengaturan lalu lintas, pengawasan kawasan wisata dan pusat perbelanjaan, serta antisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pemkab Bekasi menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pengamanan, baik melalui kesiapan perangkat daerah terkait, dukungan sarana dan prasarana, maupun penguatan koordinasi hingga tingkat kecamatan dan desa. 

Pemerintah daerah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing.

Libatkan 1.112 personel gabungan

Sementara itu, Kabag Ops Polres Metro Bekasi AKB Alin Kuncoro menyampaikan, setelah pelaksanaan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, jajaran Forkopimda akan melanjutkan rangkaian kesiapan pengamanan melalui Apel Gelar Pasukan pada 19 Desember 2025. 

Selanjutnya, operasi kepolisian terpusat Lilin Jaya akan dilaksanakan mulai 20 Desember 2025 sampai dengan 2 Januari 2026, dan berpotensi diperpanjang hingga 5 Januari 2026 seiring dengan masa libur sekolah.

Dalam pelaksanaan Operasi Lilin Jaya 2025, Polres Metro Bekasi akan melibatkan 1.112 personel gabungan yang terdiri atas unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, Jasamarga, Garnisun, Pramuka, Pokdar, Polsuska, PMI, serta sejumlah unsur pendukung lainnya. 

Selain itu, keterlibatan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) juga diharapkan untuk turut siaga dan berperan aktif dalam memonitor rangkaian kegiatan perayaan Nataru.

"Kami sangat membutuhkan dukungan FKUB untuk bersama-sama siaga dan memonitor rangkaian kegiatan Natal dan Tahun Baru agar tetap aman dan kondusif," tegas Alin.

Lebih lanjut ia menjelaskan, fokus pengamanan Operasi Lilin Jaya 2025 di Kabupaten Bekasi meliputi pengamanan ibadah dan perayaan Natal, pengamanan arus mudik dan arus balik, pengamanan malam pergantian tahun, serta pengamanan kawasan wisata dan rekreasi pasca -ahun Baru.

"Kami menyiapkan dua unit Gegana Jibom untuk sterilisasi sebelum pelaksanaan ibadah Natal. Jika memang dibutuhkan, kami siap melaksanakan sterilisasi di lokasi," ujarnya.

Berdasarkan data Polres Metro Bekasi, terdapat 162 gereja dan bangunan yang digunakan sebagai tempat ibadah dan perayaan Natal di wilayah Kabupaten Bekasi. Dari jumlah itu, terdapat lima lokasi prioritas pengamanan, yakni tempat ibadah dengan jumlah jemaat terbesar. (H-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya