Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Kompetisi Lari Terbukti Dongkrak Ekonomi di Jateng

Haryanto Mega
14/12/2025 12:28
Kompetisi Lari Terbukti Dongkrak Ekonomi di Jateng
.(MI/Haryanto)

Gelaran kompetisi olahraga lari di berbagai daerah di Jawa Tengah (Jateng) terbukti mampu mendongkrak perekonomian lokal. Tingginya antusiasme peserta dan pengunjung pada setiap event lari berdampak langsung pada peningkatan konsumsi masyarakat dan perputaran ekonomi daerah.

Hal ini terlihat jelas pada ajang Semarang 10K yang digelar di Kota Semarang, Minggu (14/12/2025), yang diikuti sekitar 3.000 peserta dari berbagai daerah. Antusiasme serupa juga terjadi pada event lainnya seperti Borobudur Marathon, Kendal Berdikari Fun Run, hingga Boyolali Susu Run.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang juga berpartisipasi dalam Semarang 10K, mengapresiasi tingginya minat masyarakat tersebut. Ia menilai, tren positif ini harus dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui event berbasis olahraga dan pariwisata.

“Antusiasme masyarakat terhadap event lari sangat tinggi. Kami mendorong agar 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah memiliki event lari dengan keunikan masing-masing daerah,” kata Sumarno.
Budaya dan Olahraga Sebagai Pintu Ekonomi

Menurut Sumarno, penyelenggaraan event lari tidak hanya berdampak pada sektor olahraga, tetapi juga berkontribusi besar terhadap kunjungan wisata dan perputaran ekonomi, mulai dari perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM lokal.

Untuk mengoptimalkan potensi ini, Pemprov Jawa Tengah telah meluncurkan kalender event pariwisata 2026 dan akan mendorong peningkatan jumlah serta kualitas event olahraga lari di seluruh daerah.

"Harapannya pada 2026 event-event lari semakin meningkat. Setiap daerah bisa menghadirkan ciri khas yang mampu menarik wisatawan dan peserta dari luar daerah," ujarnya.

Dalam ajang Semarang 10K, Sumarno berhasil mencatatkan waktu 58 menit. Sebagai event lari penutup tahun 2025, ia berharap Semarang 10K dapat terus berkembang pada tahun-tahun mendatang.

“Mudah-mudahan ke depan bisa diselenggarakan kembali dengan kualitas yang lebih baik, kapasitas peserta ditambah, dan dampak ekonominya semakin luas,” pungkasnya. (HT/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya