Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Indonesia semakin menegaskan posisinya sebagai pemain kunci industri manufaktur Asia setelah Wanxinda Group mengumumkan ekspansi besar-besaran di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batang, Jawa Tengah. Ekspansi ini menjadikan Batang sebagai pusat produksi global untuk pasar ekspor Amerika Serikat dan Eropa, secara langsung menantang dominasi Vietnam yang selama ini unggul di Asia Tenggara.
Direktur Utama PT Wanxinda Group Indonesia, Chen Riling, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi yang jauh lebih besar dibandingkan Vietnam, terutama ditopang oleh jumlah tenaga kerja yang melimpah dan stabilitas politik.
"Inilah kesempatan Indonesia untuk menggeser posisi Vietnam sebagai raksasa manufaktur Asia Tenggara," ujar Chen di Batang, Selasa (9/11/2025).
Chen Riling menyebut, efisiensi dan kecepatan pembangunan pabrik di Batang yang hanya memakan waktu tiga bulan menjadi bukti bahwa Indonesia kini mampu menawarkan kepastian yang dibutuhkan investor asing. Perusahaan berencana membangun 22 pabrik baru tahun depan dan menambah hingga 20.000 tenaga kerja lokal.
“Jika Pulau Jawa saja penduduknya dua kali lipat Vietnam, maka tidak ada alasan Indonesia kalah,” tegas Chen.
Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), Yohanes Handojo Budhisedjati, menyebut investasi masif oleh Wanxinda telah membuka jalan baru bagi Indonesia untuk menggaet lebih banyak investor global.
FORMAS optimistis bahwa investasi ini akan menjadi mesin utama dalam menciptakan jutaan lapangan kerja, mengurangi angka pengangguran, serta mendorong pertumbuhan industri regional. Forum ini memproyeksikan Batang akan menjadi model kawasan industri modern yang menyaingi pusat manufaktur seperti Vietnam dan Thailand.
"Pertemuan ini bukan hanya soal peresmian enam perusahaan baru, tetapi langkah konkret menjadikan Batang sebagai ‘New Export Hub’ Asia," ujar Yohanes.
Yohanes membeberkan bahwa kombinasi percepatan pembangunan pabrik, kualitas tenaga kerja lokal Jawa Tengah, dan komitmen investor global diprediksi menjadikan KEK Industropolis Batang sebagai motor baru ekspor Indonesia dalam satu dekade ke depan.
"Ekspansi besar-besaran Wanxinda menunjukkan bahwa Indonesia tidak lagi hanya menerima investasi, tetapi mulai memposisikan diri sebagai kompetitor kuat dalam peta industri global," tutup Yohanes. (JI/P-5)
Juliana yakin bahwa investasi ini akan menciptakan dampak yang berkelanjutan
ERP memainkan peran kunci dalam mengintegrasikan data dan otomatisasi serta mengoptimalkan proses produksi.
Industri manufaktur di Indonesia merupakan salah satu sektor kunci yang berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved