Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA peserta ajang olahraga ekstrem trabas gunung bertajuk Siksorogo Lawu Ultra meninggal karena serangan jantung pada Minggu (7/12). Keduanya merupakan peserta kategori 15 km.
Polres Karanganyar sudah mendapatkan sejumlah kesaksian, dan kronologis insiden yang menewaskan peserta lari kategori 15 km, yakni Sigit Joko Poenomo dan Pujo Buntoro. Namun, belum ada kejelasan mengenai kelanjutan penyelidikan.
Kasi Humas Polres Karanganyar Iptu Mulyadi menjelaskan, bahwa kejadian peserta Siksorogo Lawu Ultra yang menelan dua korban peserta lari kategori 15 km itu, berada di wilayah perhutani Bukit Cemoro Wayang (Km 8) dan Bukit Mitis (Km 12), Kelurahan Blumbang, Kecamatan Tawangmangu.
"Waktu kejadian Minggu, sekitar pukul 10.44 WIB dan dilaporkan pukul 11.30 WIB. Keduanya dievakuasi ke RSUD Karanganyar sebelum akhirnya diserahkan ke keluarga," ungkap Iptu Mulyadi.
Menurut dia, sedikitnya tiga saksi yakni Ketua Umum Anak Gunung Lawu Nur Risky Marta Yusniawan, Ketua Siksorogo Lawu Ultra Fajar Brilianto, dan Furqoni Sya'bana telah memberikan penjelasan terkait kronologis peristiwa nahas dua korban yang berprofesi sebagai ASN yang meninggal di lokasi rute lomba.
Kesaksian menyebutkan, bahwa peserta lomba lari, Sigit Joko Poernomo mengalami pingsan di Bukit Mitis yang memasuki km 12 Rute Siksorogo Kategori 15 Km, pukul 10.17 WIB.
"Pada saat tersebut turun hujan yang cukup lebat. Selanjutnya saksi 1 menghubungi petugas PMI dan Petugas Marsal yang terdekat dari lokasi. Namun korban sudah meninggal, dan baru berhasil dievakuasi menuju RSUD Karanganyar pukul 14.30 WIB," imbuh Mulyadi.
Sementara korban kedua, Pujo Buntoro juga ditemukan pingsan di tengah hujan cukup leba di Bukit Cemoro Wayang atau Km 8 Rute Siksorogo Kategori 15 Km. Korban meninggal di lokasi, meski petugas PMI dan petugas marsal berusaha menberikan pertolongan.
Petugas relawan yang tergabung dalam event Siksorogo Lawu Ultra baru bisa melakukan evakuasi dan membawa korban yang meninggal ke RSUD Karanganyar sekitar pukul 15.30 WIB.
Kedua jenazah korban ajang olahraga ekstrem itu sudah diserahkan kepada keluarga, yang semua berada di wilayah Kabupaten Karanganyar.
"Petugas Polres Karanganyar juga melakukan koordinasi dengan panitia penyelenggara, dan hasilnya telah disampaikan ke pimpinan," pungkas jubir Polres Karanganyar itu.
Sejauh ini belum ada konfirmasi dari Kapolres Karanganyar, AKB Hadi Kristanto, apakah proses penyelidikan akan berlanjut atau ditutup. (WJ/E-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved