Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

UPI Bebaskan dan Berikan Keringanan UKT Bagi Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatra

Naviandri
06/12/2025 11:33
UPI Bebaskan dan Berikan Keringanan UKT Bagi Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatra
Olivia Yuliana (tengah) mahasiswa UPI asal Sumbar yang keluarganya terdampak bencana.(Dok.UPI)

 

SEJUMLAH mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terdampak bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatra dalam beberapa hari terakhir. Saat ini terdapat setidaknya empat mahasiswa UPI yang terdampak bencana.

Kepala Kantor Komunikasi, Informasi dan Pelayanan Publik UPI, Vidi Sukmayadi kemarin menyatakan, selain empat mahasiswa tersebut, UPI juga masih terus mendata mahasiswa lain yang kemungkinan terdampak.

"Kebijakan UPI terkait ini insya Allah ada dua, membebaskan atau memberikan keringanan uang kuliah tunggal (UKT), tergantung dari tingkat dampaknya. Saat ini Dirmawa, Direktorat pengabdian pada masyarakat serta wakil rektor bidang kemahasiswaan dan alumni sedang mengkaji," jelasnya Sabtu (6/12).

Menurut Vidi, empat mahasiswa yang  mengalami dampak langsung dari peristiwa tersebut, yakni Sitti Ramlah, mahasiswi Program Studi (Prodi) S1-PGPAUD FIP UPI Semester 3. Dia melaporkan bahwa rumah keluarganya tertimbun longsor akibat banjir. Hingga kini, akses  menuju lokasi masih terputus sehingga bantuan belum dapat menjangkau wilayah tersebut.

"Selain itu, Redi Simatupang, mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Bisnis FPEB UPI  Semester 3, menyampaikan bahwa rumah keluarganya terendam banjir. Mobil yang  digunakan orang tuanya bekerja dilaporkan tertimbun lumpur akibat luapan banjir," tandasnya.

Lalu kata Vidi, Rieke mahasiswi yang berasal dari Prodi dan fakultas yang sama dengan Redi,  menyebut bahwa rumah kakek dan neneknya terdampak banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Sementara itu, Fadhil, juga mahasiswa S1 Pendidikan Bisnis FPEB UPI Semester 3, melaporkan bahwa rumah keluarganya terendam banjir dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa. Seluruh barang dan perabot rumah tangga rusak dan tidak dapat digunakan.
 
"Juga, Asyfa Khaira, mahasiswi Prodi PGSD UPI angkatan 2025, turut dilaporkan  terdampak dalam peristiwa banjir bandang tersebut. Hingga saat ini, proses pendataan  terkait dampak yang dialaminya masih terus dilakukan," terangnya.

Sebelumnya, lanjut Vidi, kediaman Olivia Yulinana, mahasiswa jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) UPI angkatan 2024 dilaporkan mengalami  kerusakan parah serta harus kehilangan beberapa anggota keluarganya. UPI melalui Direktorat Kemahasiswaan menyatakan akan melakukan pendataan lanjutan serta menyiapkan langkah dukungan bagi mahasiswa terdampak. Bentuk bantuan yang  direncanakan mencakup pendampingan psikososial, bantuan logistik, hingga dukungan  finansial sesuai kebutuhan.

"Hingga kini kami  masih terus melakukan pendataan mahasiswa yang terdampak, berkomunikasi dengan perwakilan mahasiswa juga keluarga untuk  memastikan kondisi serta kebutuhan mendesak di lapangan," tuturnya.

UPI juga masih membuka penggalangan dana bagi sivitas akademika, mitra dan masyarakat umum untuk dapat menyalurkan donasi, guna meringankan beban keluarga serta masyarakat terdampak, donasi dapat disalurkan melalui BNI Virtual Account: 9881954325103310 dengan Nama VA: Penggalangan Dana Banjir Aceh dan Sumatera. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi: Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik UPI. (E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya