Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

UMKM Binaan Rumah BUMN Pertamina Palangka Raya Catat Transaksi Lebih Dari Rp22 Miliar

Surya Sriyanti
18/11/2025 22:31
UMKM Binaan Rumah BUMN Pertamina Palangka Raya Catat Transaksi Lebih Dari Rp22 Miliar
Gelaran Business Matching dan Awarding 20 UMKM di Palangka Raya, Selasa (19/11).(Dok.Pertamina)


RANGKAIAN kegiatan PaDi Akademi Pertamina resmi mencapai puncaknya melalui gelaran Business Matching dan Awarding 20 UMKM Terbaik yang diselenggarakan di Hotel Bahalap, Palangka Raya, Selasa (11/11).

Acara ini menjadi penutup perjalanan program akselerasi UMKM pertama di Indonesia yang digagas oleh Rumah BUMN Pertamina Palangka Raya bekerja sama dengan PaDi UMKM, dengan dukungan penuh dari PT Pertamina (Persero) dan BP BUMN RI.

Selama tiga bulan pelaksanaannya, PaDi Akademi Pertamina menjelma menjadi ruang pembelajaran, kolaborasi, dan akselerasi bisnis bagi para pelaku UMKM di Kalimantan. 

Program ini tidak hanya mengasah kapasitas dan daya saing usaha, tetapi juga menumbuhkan jejaring strategis lintas sektor antara Rumah BUMN Pertamina Palangka Raya, Pertamina (Persero), PaDi UMKM, Rumah BUMN Pontianak, pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan stakeholder lainnya sehingga lahirlah sebuah ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan di mana UMKM tidak sekadar dibina, melainkan tumbuh menjadi pelaku ekonomi yang berdaya, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi pertumbuhan daerah. 

Memasuki fase business matching dan racing transaksi pada bulan terakhir, program ini menorehkan capaian monumental dengan total nilai transaksi lebih dari Rp22 miliar, sebuah bukti konkret bahwa kolaborasi yang terencana dan terukur mampu menghadirkan dampak ekonomi riil bagi UMKM Regional Kalimantan. 

JARING 200 UMKM
Sejak digagas pada pertengahan 2025, PaDi Akademi Pertamina telah menjaring hampir 200 UMKM melalui serangkaian pelatihan online dan offline di Palangka Raya serta Pontianak hingga tahapan kurasi dan inkubasi bisnis yang akhirnya melahirkan 20 UMKM terbaik para pelaku usaha unggulan yang kini siap bergabung dalam ekosistem marketplace PaDi UMKM, memperkuat rantai pasok BUMN, dan melangkah menuju pasar ekspor di masa depan.

Dalam sambutannya, CEO Rumah BUMN Pertamina Palangka Raya, Yanto Karnosaputra, menegaskan makna strategis keberhasilan ini PaDi Akademi Pertamina bukan sekadar program, melainkan awal dari transformasi besar ekonomi berbasis UMKM. 

Sebagai program pertama di Indonesia, Yanto mengatakan pihaknya bangga melihat UMKM Kalimantan menorehkan transaksi lebih dari Rp22 miliar. Ini, kata dia, menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menjadi katalis ekonomi berkelanjutan yang menggerakkan rantai pasok nasional. 

“Ke depan, kami akan terus menghadirkan program-program strategis yang memperkuat rantai pasok BUMN, membuka akses pasar global, dan menumbuhkan UMKM menuju kelas dunia,” ujarnya.

BANGUN RANTAI PASOK
VP Procurement Policy & Development PT Pertamina (Persero), Ridwan Eka Riyanto, menambahkan Pertamina berkomitmen membangun rantai pasok nasional yang inklusif dan efisien. PaDI Akademi Pertamina adalah terobosan yang menjembatani UMKM dari tahap pembinaan menuju pasar industri dan pengadaan BUMN. 

“Ke depan, kami akan memperluas kolaborasi melalui Rumah BUMN Palangka Raya untuk menyasar sektor IKM potensial, termasuk rubber dan metal industry yang memiliki nilai tambah tinggi di pasar domestik maupun ekspor,” kata dia.

Manager SMEPP PT Pertamina (Persero), Fety menyampaikan apresiasi. Dia mengatakan melalui pilar TJSL Pertamina, pihaknya menekankan pemberdayaan ekonomi masyarakat, penciptaan shared value, dan dampak sosial yang terukur. PaDi Akademi Pertamina, kata dia, menjadi contoh konkret bagaimana Pertamina menghadirkan keberlanjutan ekonomi sekaligus nilai sosial bagi masyarakat. 

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan Rumah BUMN Pertamina Palangka Raya dalam melaksanakan program pertama di Indonesia ini,” katanya.

Chief Commercial Executive Officer PaDi UMKM, Bayu Surya Adi Saputra, juga menegaskan peran strategis platform PaDi. Menurut dia PaDi UMKM membangun rantai nilai yang berkesinambungan dari pelatihan, pendampingan, onboarding, transaksi, hingga ekspor. 

Dia mengatakan Business Matching dan Awarding hari ini bukan akhir, melainkan titik awal bagi UMKM terpilih untuk naik kelas dan memperluas jangkauan bisnis mereka di pasar nasional dan global. “Kami memberikan apresiasi tinggi kepada Rumah BUMN Palangka Raya atas keberhasilan pelaksanaan PaDi Akademi Pertamina,” tutur dia.

APRESIASI MENDALAM
Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya yang diwakili Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Samsul Rizal, juga menyampaikan apresiasi mendalam. Dia mengatakan PaDi Akademi Pertamina adalah wujud nyata sinergi antara BUMN dan pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi ekonomi lokal. "Melalui pelatihan, pendampingan, dan business matching, kita melihat bagaimana UMKM Kalimantan mampu menembus pasar nasional dan menunjukkan daya saing luar biasa,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM BP BUMN RI, Loto Srinaita Ginting, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan program ini. Dia mengatakan sejak lama Kementerian BUMN menginginkan program pembinaan UMKM yang komprehensif mulai dari pelatihan, kurasi, hingga onboarding. 

"PaDi Akademi Pertamina adalah program pertama di Indonesia yang berhasil mengintegrasikan seluruh tahapan itu secara konkret. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pertamina dan Rumah BUMN Pertamina Palangka Raya atas inisiatif luar biasa ini. Ke depan, kami berharap program seperti ini dapat direplikasi oleh Rumah BUMN dan BUMN lainnya di seluruh Indonesia,” kata Loto Srinaita.

TAMPILKAN PRODUK UNGGULAN
Kegiatan Business Matching dan Awarding ini turut menampilkan showcase produk unggulan hasil kurasi PaDi Akademi Pertamina, mulai dari kriya khas Kalimantan, olahan pangan sehat, produk herbal, hingga inovasi berbasis sumber daya lokal. 

Seluruh produk mencerminkan tiga prinsip utama PaDi Akademi Pertamina: Quality, Compliance, dan Sustainability. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa Pertamina tidak hanya membina, tetapi juga menumbuhkan nilai, kemandirian, dan keberlanjutan.

Capaian transaksi Rp22 miliar menjadi fondasi kuat untuk langkah-langkah berikutnya dalam memperluas dampak sosial dan ekonomi, sejalan dengan visi Pertamina dan Kementerian BUMN dalam mewujudkan Indonesia yang berdaya, mandiri, dan berkelanjutan. 

Dengan semangat Sinergi Lokal, Juara Global, PaDi Akademi Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem ekonomi berkelanjutan yang menyatukan pengetahuan, jejaring, dan peluang pasar menjadikan UMKM Indonesia bukan hanya bertahan, tetapi benar-benar melangkah menuju kelas dunia. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya