Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Keajaiban Makam di Tengah Laut Demak: Misteri Syekh Mudzakir yang tak Tenggelam

Irvan Sihombing
13/11/2025 10:25
Keajaiban Makam di Tengah Laut Demak: Misteri Syekh Mudzakir yang tak Tenggelam
Ilustrasi(Google.com/br M)

Mencari destinasi wisata religi yang penuh keajaiban di Jawa Tengah? Kunjungi Makam Syekh Abdullah Mudzakir di Pantai Sayung, Kabupaten Demak.

Apa Itu Makam di Tengah Laut Demak?

Makam di tengah laut Demak adalah destinasi religi yang luar biasa di Pantai Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Makam ini milik Syekh Abdullah Mudzakir, seorang ulama besar yang dikenal karena karamahnya. Uniknya, makam ini seperti pulau kecil yang terapung di tengah laut. Meski diterjang ombak besar atau banjir rob, makam tetap kering dan kokoh. Ribuan peziarah datang setiap tahun untuk berdoa dan mencari berkah di tempat ini.

Lokasinya di Dusun Tambaksari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, membuat makam ini jadi salah satu keajaiban lokal. Banyak yang percaya makam ini dilindungi secara ilahi, menjadikannya situs spiritual yang menarik perhatian wisatawan religi dari berbagai daerah.

Sejarah Syekh Abdullah Mudzakir

Syekh Abdullah Mudzakir lahir pada tahun 1869 di Demak, Jawa Tengah. Ia adalah murid dari ulama terkenal, Syekh Soleh Darat, yang dikenal sebagai guru para wali di Jawa. Syekh Mudzakir menghabiskan hidupnya untuk menyebarkan ajaran Islam di wilayah pesisir utara Jawa. Ia dikenal sebagai sosok yang rendah hati, bijaksana, dan memiliki kepekaan spiritual tinggi.

Syekh Mudzakir menikah sebanyak empat kali dan memiliki 18 anak. Ia wafat pada tahun 1950 di usia 81 tahun. Makamnya, yang kini dikenal sebagai makam di tengah laut Demak, menjadi bukti karamahnya. Cerita tentang keajaiban makam ini menyebar luas, menarik perhatian umat Islam yang ingin melihat langsung mukjizat ini.

Mengapa Makam Ini Disebut Terapung?

Awalnya, makam Syekh Mudzakir dan keluarganya berada di daratan biasa di Desa Bedono, Sayung. Namun, pada tahun 1997, abrasi laut dan banjir rob melanda kawasan ini. Tanah di sekitar makam tenggelam menjadi tambak, lalu hilang ditelan laut. Ajaibnya, hanya makam Syekh Mudzakir dan keluarganya yang tetap utuh. Makam ini seolah "mengapung" di atas air, naik turun mengikuti pasang surut, tetapi tidak pernah basah atau rusak.

Fenomena ini dianggap sebagai mukjizat oleh masyarakat setempat. Bahkan ketika air laut pasang tinggi, makam tetap terlihat jelas di permukaan. Banyak yang percaya bahwa ini adalah tanda keistimewaan Syekh Mudzakir, yang mendapat perlindungan khusus dari Tuhan.

Cara Menuju Makam di Tengah Laut Demak

Untuk sampai ke makam di tengah laut Demak, Anda perlu menuju Dusun Tambaksari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Dari tepi pantai, Anda bisa berjalan sekitar 700 meter melalui jembatan kayu yang dibangun warga. Namun, saat air pasang tinggi, Anda harus naik perahu kecil yang disediakan warga setempat. Biaya sewa perahu biasanya terjangkau, sekitar Rp10.000 hingga Rp20.000 per orang, tergantung musim.

Pastikan datang pagi hari untuk menghindari keramaian, terutama saat akhir pekan. Bawa air minum, topi, atau payung untuk melindungi diri dari panas matahari. Jika ingin merasakan suasana haul tahunan Syekh Mudzakir di bulan September, bersiaplah dengan keramaian karena ribuan peziarah dari luar daerah akan hadir.

Tips Ziarah yang Nyaman

  • Pakai pakaian sopan, sesuai adab ziarah makam.
  • Bawa doa-doa yang ingin dipanjatkan, seperti tahlil atau yasin.
  • Hindari ziarah saat hujan, karena jalur jembatan bisa licin.
  • Patuhi aturan warga setempat, seperti tidak membuang sampah sembarangan.
  • Siapkan uang tunai untuk sewa perahu atau donasi ke pengelola makam.

Signifikansi Spiritual dan Budaya

Makam di tengah laut Demak bukan hanya tempat ziarah, tetapi juga simbol kekuatan iman dan keajaiban ilahi. Banyak peziarah yang datang untuk berdoa, memohon keselamatan, kesehatan, atau keberkahan dalam hidup. Selain itu, makam ini jadi bagian dari sejarah penyebaran Islam di Jawa, yang dipelopori oleh para wali dan ulama seperti Syekh Mudzakir.

Demak sendiri dikenal sebagai kota wali, dengan banyak situs religi seperti Masjid Agung Demak dan makam Sunan Kalijaga. Makam Syekh Mudzakir menambah kekayaan spiritual daerah ini, menjadikannya tujuan wisata religi yang unik di Jawa Tengah.

Mengapa Harus Mengunjungi Makam di Tengah Laut Demak?

Jika Anda mencari pengalaman wisata religi yang berbeda, makam di tengah laut Demak adalah pilihan tepat. Keajaiban makam yang tetap utuh meski dikelilingi laut akan membuat Anda takjub. Selain itu, suasana tenang dan pemandangan laut yang indah menambah nilai kunjungan Anda. Ini adalah tempat untuk merenung, berdoa, dan mengenal lebih dekat sejarah Islam di Jawa.

Jangan lupa untuk menghormati nilai-nilai spiritual saat berkunjung. Dengan persiapan yang baik, ziarah Anda akan jadi pengalaman yang penuh makna. Demak, dengan segala keunikan budaya dan sejarahnya, siap menyambut Anda!



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya