Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pinembani Dikaji Jadi Kawasan Transmigrasi, Potensi Kakao Besar tapi Jalan Masih Jadi Kendala

Haryanto Mega
09/11/2025 23:16
Pinembani Dikaji Jadi Kawasan Transmigrasi, Potensi Kakao Besar tapi Jalan Masih Jadi Kendala
Kecamatan Pinembani, Donggala, Sulawesi Tengah, dikaji Tim 2 Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro (UNDIP), sebagai kawasan transmigrasi.(MI/Haryanto Mega)

KECAMATAN Pinembani, Kabupaten Donggala, Sulaweis Tengah,  tengah dikaji sebagai calon kawasan transmigrasi baru oleh Tim 2 Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro (UNDIP). Wilayah ini dinilai punya potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan, terutama kakao, namun masih terkendala infrastruktur dasar yang belum memadai.

Menurut Ketua Tim 2, Muhammad Iqbal Fauzan, Pinembani memiliki lahan subur dan masyarakat yang menggantungkan hidup dari perkebunan. “Potensi kakao di sini besar, tapi masih ada persoalan mendasar seperti jalan rusak dan akses distribusi,” ujarnya.

Data BPS Donggala menunjukkan produksi kakao Pinembani mencapai sekitar 10 ribu kwintal per tahun, menjadikannya salah satu sentra kakao terbesar di daerah tersebut. Namun, jalan utama menuju Kota Palu masih berupa tanah berbatu, sehingga biaya transportasi hasil panen melonjak. “Hasil panen ada, tapi habis buat ongkos ke kota,” kata seorang petani setempat.

Masalah akses juga membuat pupuk bersubsidi sulit masuk. “Transportasi ke Pinembani mahal, jadi pengecer enggan jual di sini,” jelas Kepala BPP Kecamatan Pinembani, Ahmad Affandi.

Tim Ekspedisi Patriot UNDIP menilai, dengan perbaikan infrastruktur dan dukungan pemerintah, Pinembani berpeluang menjadi kawasan transmigrasi produktif berbasis komoditas unggulan daerah. Upaya ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama di bidang ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi lokal. (E-2). 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya