Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Banjir Bandang di Brebes, 1 Meninggal dan Ratusan Rumah Warga Terendam

Suparji Rasban
09/11/2025 11:56
Banjir Bandang di Brebes, 1 Meninggal dan Ratusan Rumah Warga Terendam
Korban meninggal banjir bandang yakni Haikal Alfi, 27, warga Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu.(MI/Suparji)

HUJAN yang terus mengguyur, menyebabkan terjadinya banjir bandang yang menerjang wilayah Kabupaten Brebes bagian selatan, Jawa Tengah. Banjir melanda dua kecamatan, yakni Kecamatan Bumiayu, Sirampog. Banjir terjadi pada Sabtu (8/11) petang, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Bencana ini tidak hanya membuat ratusan rumah warga terendam air juga menelan korban jiwa, karena tersengat listrik dan hanyut terbawa arus. Korban meninggal yakni Haikal Alfi, 27, warga Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu.

Banjir juga menyebabkan jembatan putus (seperti jembatan di Kaligiri Sirampog yang menghubungkan Brebes-Tegal, dan jembatan Kali Keruh) dan kerusakan parah pada jaringan pipa air milik PAM Tirta Baribis.

Pemantauan Minggu (9/11), ratusan rumah di beberapa desa yang terendam banjir sudah mulai surut, dan para penghuni yang rumahnya kebanjira membersihkan sisa-sisa lumpur yang masuk rumah mereka.

"Iya sudah mulai surut, tapi kami masih mengkhawatirkan adanya hujan sususan," ujar Widyo, 53, warga Bumiayu.

Banjir bandang yang menerjang Kecamatan Bumiayu, juga mengakibatkan kerusakan parah pada jaringan pipa air milik PAM Tirta Baribis. Akibatnya, pasokan air bersih ke sejumlah wilayah kini terhenti total.

Aliran air dari sumber Podol dan Bulakan dilaporkan terputus setelah diterjang derasnya arus banjir. Tak hanya itu, pipa dari arah sumber Uleng juga ikut mengalami kerusakan berat. Kondisi ini membuat suplai air ke pelanggan tidak bisa dilakukan sejak Sabtu sore. banner 336x280.

Kepala PAM Tirta Baribis Unit Bumiayu, H. Muflikhin, menjelaskan, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk mengecek titik kerusakan. Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui pipa yang rusak membentang sekitar 400 meter.

"Kerusakan terjadi pada pipa dengan ukuran DN 150, baik yang terbuat dari PVC maupun HDPE. Pipa ini terkena hantaman material banjir bandang dari arah perbukitan,” ujar Muflikhin. (JI/E-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya