Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR bandang yang melanda dua kecamatan, di Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (8/11) petang, mulai surut. Warga maasih sibuk membersihkan rumah mereka yang terdampak banajir. Warga minta pemerintah Kabupaten Brebes, turun tangan ikut menangani dampak banjir.
Banjir melanda dua kecamatan, yakni Kecamatan Bumiayu, dan Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes. Banjir terparah berada di Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu.
Pemantuan hingga Minggu (9/11) siang, warga masih raamai-ramai membersihkan rumah mereka termasuk pertokoan. Tebalnya lumpur sisan rendaman air, membuat pembersihan berlangsung cukup lama.
Seorang warga Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Lutfhi, menuturkan hingga kini belum ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, untuk ikut membantu meringankan mereka.
"Bantuan tidak harus berupa uang, tapi peralatan yang bisa untuk memmpermudah pembersihan rumah-rumah seperti alat yang dipunyai Damkar Kabupaten Brebes," ujar Lutfhi.
Menurut Luthfi, banjir kali ini merupakan yang terparah ketimbang banjir-banjir sebelumnya.
"Kami juga meminta Pemerintah Kabupaten Brebes menangani Sungai Keruh, salah satu sungai yang menjadi sumber utama banjir karena tanggul meluap," pinta Lutfhi.
Diketahui, bencana ini tidak hanya membuat ratusan rumah warga terendam air tapi juga menelan korban jiwa, karena tersengat listrik dan hanyut terbawa arus. Korban meninggal yakni Haikal Alfi, 27, warga Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu.
Banjir juga menyebabkan jembatan putus (seperti jembatan di Kaligiri Sirampog yang menghubungkan Brebes-Tegal, dan jembatan Kali Keruh) dan kerusakan parah pada jaringan pipa air milik PAM Tirta Baribis.
Banjir bandang yang menerjang Kecamatan Bumiayu, juga mengakibatkan kerusakan parah pada jaringan pipa air milik PAM Tirta Baribis. Akibatnya, pasokan air bersih ke sejumlah wilayah kini terhenti total. (JI/E-4)
HUJAN yang terus mengguyur, menyebabkan terjadinya banjir bandang yang menerjang wilayah Kabupaten Brebes bagian selatan, Jawa Tengah.
HUJAN yang terus mengguyur, menyebabkan terjadinya banjir bandang yang menerjang wilayah Kabupaten Brebes bagian selatan, Jawa Tengah.
Banjir rob ini sudah berlangsung sekitar satu minggu, air pasang dari laut selalu masuk ke permukiman warga, setiap sore, dan terjadi lagi pada pagi harinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved