Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Krisis Air Berlanjut, Banyak Lahan Sawah Sudah Dibajak Gagal Disemai Bibit Padi

Amiruddin Abdullah Reubee
07/11/2025 14:33
Krisis Air Berlanjut, Banyak Lahan Sawah Sudah Dibajak Gagal Disemai Bibit Padi
Aktivitas petani di Aceh(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)

HUJAN yang jarang turun menyebabkan krisis air irigasi terus berlanjut di kawasan Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Kondisi ini mengganggu tahapan aktivitas pertanian sawah dan mengakibatkan musim tanam padi di kabupaten pesisir Selat Malaka tersebut kacau balau. 

Awal musim hujan yang diperkirakan jatuh pada September, ternyata hingga awal bulan November sekarang masih jarang terjadi. Hal itu juga mengundang pengaruh besar menimbulkan krisis debit air saluran irigasi. 

Ratusan hektare (Ha) lahan sawah yang sudah digarap (olah tanah) tapi tidak bisa disemai bibit padi karena kekeringan itu ada di Kecamatan Peukan Baro, Indrajaya, Delima, Mila, dan Kecamatan Sakti. Lalu Kecamatan Grong-grong, Kecamatan Mutiara dan Kecamatan Pidie. 

Di Kecamatan Delima misalnya, sekitar 70 hektare lahan sawah yang sudah  dua pekan lalu dibajak mesin traktor, sekarang sudah mengering. Rencana petani untuk segera membuat tempat persemaian, sekarang telah gagal. 

Pasalnya intensitas hujan turun dan debit air saluran irigasi juga krisis. Ditambah lagi kondisi cuaca terik matahari semakin mempercepat kehilangan sumber air. "Hujan jarang turun. Lalu debit air irigasi krisis, jadi bagaimana mengolah tanah kalau sawah sudah mengering" tutur Abdullah, tokoh petani di Kecamatan Delima, Kamis (6/10). 

Lalu di Kecamatan Indrajaya, ratusan hektare (Ha) lahan sawah juga mulai mengering. Lahan sawah siap menabur benih, ternyata debit air sudah menurun luar biasa. Karena itu, musim tanam padi kali ini harus ditunda sementara hingga datang musim hujan. Hal itu juga berpotensi bergeser musim panen ke depan. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya