Headline

BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia

Harga Cabai dan Bawang di Padang Panjang Naik

Yose Hendra
31/8/2025 22:44
Harga Cabai dan Bawang di Padang Panjang Naik
(Antara)

Menjelang akhir Agustus 2025, warga Kota Padang Panjang kembali dihadapkan pada kenaikan harga sejumlah bahan pokok, terutama cabai dan bawang yang menjadi kebutuhan harian rumah tangga.

Data Bagian Perekonomian dan SDA Setdako Padang Panjang, Minggu (31/8), mencatat, harga cabai rawit melonjak Rp5.850 menjadi Rp47.500/kg, cabai hijau naik Rp3.000 menjadi Rp47.667/kg, dan cabai merah naik Rp2.500 menjadi Rp48 ribu/kg.

Tidak hanya cabai, harga bawang juga ikut terkerek. Bawang merah naik Rp3.500 menjadi Rp47.667/kg, bawang daun naik Rp2.400 menjadi Rp24.700/kg, sementara bawang putih meski kenaikannya relatif kecil tetap menekan daya beli, yakni naik Rp150 menjadi Rp34.317/kg.

“Kenaikan harga masih dipengaruhi pasokan yang terbatas dan hasil produksi yang belum maksimal akibat cuaca yang tidak menentu,” jelas Analis Perekonomian Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko.

Sementara itu, beberapa komoditas pangan justru mengalami penurunan. Seledri turun drastis Rp12.300 menjadi Rp27.700/kg, telur ayam ras turun Rp267 menjadi Rp28.550/kg, terong turun Rp1.400 menjadi Rp9.300/kg, dan ikan kembung turun Rp3.333 menjadi Rp66.667/kg.

Meski ada penurunan di beberapa komoditas, kenaikan harga cabai dan bawang tetap paling dirasakan masyarakat. Sejumlah warga mengaku terpaksa mengurangi pembelian karena harganya makin memberatkan.

Adapun komoditas utama lainnya masih relatif stabil. Harga beras kualitas I bertahan di Rp16.750/kg, beras kualitas II Rp16 ribu/kg, dan beras kualitas III Rp15 ribu/kg. Gula pasir tetap Rp18.150/kg, minyak goreng sederhana Rp17 ribu/liter, dan daging sapi Rp141.667/kg. (H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik