Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA petani yang tergabung dalam kelompok tani Desa Lumban Dolok, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, Sumatra Utara, mengeluhkan adanya kelangkaan pupuk subsidi.
Hal ini tercetus saat pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Desa Lumban Dolok, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, pada Senin, (20/1) kemarin di Balai Seni Kantor Desa Lumban Dolok.
Sementara itu, Kepala Desa Lumban Dolok Efendi Silaen dalam Musrenbang tersebut mempertanyakan cara mendapat kartu dari Kementerian Pertanian.
Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian, Victor Manurung, menegaskan agar setiap kelompok tani yang belum terdaftar segera melengkapi berkas untuk dimasukkan ke data Simluhtan Kementerian Pertanian.
"Kelompok Tani harus memiliki AD/ART, memiliki pertemuan terjadwal, dan daftar hadir. Jika ini sudah lengkap maka kelompok tani untuk mendapatkan kartu dari Kementerian Pertanian. Iuran harus dibayar, keaktifan kelompok tani menjadi indikator mutlak untuk menerima program dari Kementerian Pertanian," kata Victor.
Pada kesempatan itu, warga berharap segera mendapat bantuan dan kelompok tani dapat bekerja maksimal agar dapat melakukan pekerjaan sebagai petani.
Adapun sejumlah hasil Musrenbang yang akan dibawa ke tingkat Kecamatan, di antaranya untuk Dusun 1 pengadaan mesin pemipil jagung dan bibit jagung Pioneer 32 melalui kelompok tani yaitu Kelompok Tani Nagurguran.
Kemudian untuk Dusun 2 berupa peningkatan/rehabilitasi jalan dari Dinas PUTR, lanjutan jalan Pea Torus 500 M. Lalu untuk Dusun 3 Lumban Baringin berupa pengadaan handtraktor untuk Lumban Baringin melalui Kelompok Tani Sitambirik.
Untuk Dusun 4 Nadeak berupa pengadaan benih bawang merah melalui Kelompok Tani Nagurguran. Sementara Pokdakan Lumban Dolok mengusulkan pengadaan bibit ikan lele, ikan mas dan pakan. Lalu Kelompok Penenun mengusulkan bantuan bibit benang tenun untuk perajin. (AP/J-3)
Kementerian Pertanian mengalokasikan pupuk bersubsidi untuk Sulawesi Selatan pada 2026 sebanyak 846.721 ton.
Pupuk Indonesia mendukung KP3 DI Yogyakarta menindak penyalur pupuk subsidi yang melanggar, demi memastikan distribusi tepat sasaran dan mendukung swasembada pangan.
Turunnya HET pupuk bersubsidi ini cukup signifikan. Penurunan HET ini berlaku untuk semua jenis pupuk bersubsidi, baik pupuk Urea, NPK Phonska, NPK Kakao, pupuk organik, maupun ZA.
KETUA MPR RI Ahmad Muzani bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meninjau kios pupuk bersubsidi di Kabupaten Jember, Jawa Timur (1/11).
Mahalnya harga pupuk membuat petani mengurangi dosis pemupukan sehingga berdampak pada penurunan produktivitas.
ANGGOTA Komisi IV DPR-RI Adrianus Asia Sidot, mengapresiasi pemerintah yang telah secara resmi menurunkan harga pupuk subsidi hingga 20% mulai Rabu (22/10).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved