Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DENGAN dukungan dari 23 Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dari kabupaten/kota dan 14 asosiasi/himpunan yang termasuk dalam Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin Jawa Barat (Jabar), Almer Faiq Rusydi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kadin Jabar periode 2024-2029. Musyawarah Provinsi (Muprov) ke-VIII sendiri diselengarakan di Trans Luxury Hotel Kota Bandung pada Selasa (15/10).
Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid yang hadir dan membuka (Muprov) Kadin Jabar ke-VIII beserta jajarannya menegaskan, Kadin terus berupaya senantiasa menjaga dan mendorong dunia usaha agar bertumbuh lebih baik lagi. Sebagaimana diketahui, Presiden terpilih Prabowo Subianto mencanangkan pertumbuhan ekonomi 8% per tahun.
"Oleh karena itu diperlukan peran serta dari pengusaha untuk mendorong iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan, mendorong investasi dan menangkap peluang sebesar-besarnya agar ekosistem dunia usaha khususnya di Jabar dapat tumbuh lebih cepat dan lebih kuat," ujar Arsjad.
Ketua Umum Kadin Jabar terpilih, Almer Faiq Rusydi mencanangkan program yang mampu merangkul seluruh Kadin kabupaten/kota di Jabar. Mengadakan rapat kerja wilayah (rakorwil) berkala dan bergantian di setiap Kadin kabupaten/kota, guna mengetahui masalah dan kendala yang dihadapi di masing-masing daerah dan akan mewujudkan graha-graha Kadin di setiap kabupaten/kota, untuk menjadi wadah representatif yang dapat bermanfaat bagi para seluruh anggota termasuk ALB.
"Program itu akan dilaksanakan di kabupaten/kota masing-masing. Tentunya Jabar itu harus kompak dalam membangun investasi yang ada dari pusat ke Jabar. Yang terpenting para pengusaha yang ada di Jabar, khususnya kabupaten/kota, harus bisa menjadi tuan rumah di wilayahnya masing-masing, dengan menjadi mitra strategis pemerintah yang baik,” papar Almer.
Menurut Almer, dirinya maju sebagai ketua umum di Kadin Jabar lantaran sangat mengerti permasalahan di kabupaten/kota di Jabar. Alasan inilah yang akhirnya membuat dia berkeinginan kuat untuk menghadirkan perubahan ke arah lebih baik guna dapat bersinergi dengan pemerintah nantinya baik level provinsi maupun pemerintah kabupaten dan kota, untuk lebih memajukan dunia usaha di Jabar.
Dalam Muprov ke-VIII tahun 2024 ini, Ketua Umum Kadin Jabar terpilih periode 2024-2029. Almer Faiq Rusydi, mendapat dukungan penuh dari Kadin Kota Bandung, Cimahi, Bekasi, Tasikmalaya, Cirebon, Banjar. Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Sumedang, Karawang, Subang, Bekasi, Tasikmalaya, Indramayu. Kuningan, Cirebon, Ciamis, Sukabumi, Majalengka. Cianjur, Garut, Bogor dan tentunya Kadin Kota Bogor, yang sebelumnya Almer menjabat sebagai Ketua.
Sedangkan dari anggota luar biasa, yaitu asosiasi/himpunan, Almer mendapat dukungan penuh dari Gapensi, HIPMI, Abujapi, Aspanji, AKLI, Gapeksindo, Perkindo, Inkindo, API, Gapeknas, HJKI, GPEI, IKAPI dan Organda. (N-2)
Rapat ini menjadi tonggak penting bagi perjalanan organisasi pasca terpilihnya Almer Faiq Rusydi sebagai Ketua Umum Kadin Jawa Barat periode 2025–2030.
Kunjungan ini merupakan yang pertama setelah Musyawarah Provinsi (Muprov) ke VIII Kadin Jawa Barat digelar pekan lalu di Kota Bogor
Keputusan aklamasi mencerminkan dukungan penuh dari seluruh peserta musyawarah terhadap kepemimpinan baru
Musprov VIII menjadi momen penting bagi dunia usaha di Jawa Barat untuk menentukan arah organisasi ke depan
Pertemun dilakukan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N Bakrie, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia M Arsjad Rasjid PM, dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi,
Pihaknya akan melanjutkan Muprov pekan depan, dengan waktu dan tempat yang akan menunggu arahan dari DPP Kadin Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved