Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, menilai Ibu Kota Sulawesi Tengah Palu berpotensi menjadi kota buah anggur Indonesia.
Direktur Buah dan Florikultura Kementan, Liferdi mengatakan, Palu memiliki wilayah yang strategis untuk pengembangan anggur. Di mana, Palu yang berada di sekitar garis khatulistiwa, membuat anggur lebih adaptif dibanding di daerah lainnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, Palu berpotensi besar menjadi kota anggur di Indonesia.
Baca juga : Orang Tua Perkenalkan Varian Minuman API Terbaru Kepada Pengunjung Java Jazz 2024
“Kalau di Parigi Moutong sebagai kabupaten penghasil durian, di Palu sebagai penghasil anggur. Setelah ini dikembangkan akan ada investor yang masuk,” tegas Liferdi di Palu, Minggu (2/6).
Kementan mendorong, Palu menjadi daerah penghasil anggur terbesar di Indonesia. “Sehingga kita ini berjalan dan terus berkembang, pemerintah tidak lagi mengimpor anggur dari luar negeri,” imbuhnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Palu, Asharrini Mastura menjelaskan, Palu memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, khususnya budidaya anggur.
Oleh karena itu, melalui kerjasama dengan Dirjen Hortikultura Kementan, petani dan pelaku usaha anggur Palu diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas dan keterampilannya sehingga mampu menghasilkan produk anggur yang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi di pasar lokal, nasional, hingga internasional.
“Bimtek yang digelar bersama Kementan mendukung tujuan kita untuk menjadikan Palu sebagai salah satu pusat hortikultura yang unggul di Indonesia,” tandasnya. (Z-8)
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Kantor Gubernur Sumut pada Kamis (11/12).
DLH berharap hasil ekspose menjadi dasar penguatan kebijakan lingkungan pada tahun mendatang.
Dari kisaran Rp25.000–Rp40.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp50.000–Rp60.000 per kilogram.
Sarana kontak yang dibagikan meliputi seragam sekolah Merah Putih, sepatu, dan baju gamis.
Harga minyak goreng kemasan 1 liter merek Minyakita di Pasar Inpres Manonda Kota Palu, Sulawesi Tengah, kembali naik dari Rp18.000 per liter menjadi Rp19.000 per liter.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kota Palu sepakat mempercepat pendaftaran Indikasi Geografis (IG) garam talise.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved