Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Cukup 1 Menit Polisi Datang

14/9/2016 09:45
Cukup 1 Menit Polisi Datang
(ANTARA/Agus Setyawan)

POLDA Lampung resmi meluncurkan program keamanan terpadu berbasis Android lewat aplikasi SOS Panic Button Lampung, kemarin. Aplikasi itu memberikan solusi keamanan kepada warga Lampung dalam waktu 1 menit saja.

“Jadi, tidak 10 atau 15 menit. Kami akan merespons dalam waktu 1 menit, sehingga masyarakat yang mengalami kepanikan seperti melihat tindak kejahatan atau mengalaminya, kecelakaan serta kerusakan kendaraan bisa langsung menghubungi call center SOS Panic Button Lampung,” ujar Kapolda Lampung, Brigjen Ike Edwin, di Graha Siregar, Polda Lampung.

Aplikasi SOS Panic Button dapat diunduh di https://play.google.com/store/apps/details?id=id.co.nyra.panicbutton. Menurut dia, program itu juga merupakan prakarsa dari Wakapolda Lampung Kombes Krishna Murti.

Krishna menjelaskan pogram itu memanfaatkan alat pengamanan berbasis teknologi, seperti panic button, alarm, dan CCTV. Warga yang mengalami gangguan kamtibmas dapat langsung menekan tombol SOS Polda Lampung sebanyak 3 kali.

“Bila panic button atau alert diaktifkan, data masyarakat tersebut langsung masuk ke kami, lengkap alamat dan lokasinya,” terangnya.

Setelah masuk ke Command Centre Polda Lampung, petugas akan langsung menghubungi polres atau polsek terdekat.Kurang dari 1 menit, polisi sudah tiba di lokasi masyarakat yang menekan tombol tadi. Aplikasi tersebut juga dapat digunakan di bank, rumah, dan dalam pengembangannya dapat digunakan pada jam tangan yang mendukung aplikasi itu.

Ida Nurcahyani, warga Kedaton, Bandar Lampung, menilai komitmen 1 menit yang dijanjikan Polda Lampung itu menguatkan citra positif polisi di mata masyarakat. “Harapannya, di masa depan, petugas di saluran tersebut dapat tanggap serta merespons dengan positif,” ujarnya. Jangan sampai, ia melanjutkan, saat ada kondisi genting, tapi tidak ada respons sehingga tetap saja ada korban akibat tindak kejahatan.

Peluncuran program itu dilakukan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur. Tak berhenti di situ, Asman juga meminta Kapolda Lampung terus memunculkan program-program baru yang inovatif.

“Sekarang bukan lagi waktunya untuk mengedepankan cara konvensional, teknologi sudah semakin maju sehingga kita perlu terus membenahi pengetahuan soal IT tersebut,” kata Asman didampingi Gubernur Lampung Ridho Ficardo, dan Ketua MPR Zulkifli Hasan. (Ant/NV/N-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ricky
Berita Lainnya