Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS kematian sapi akibat antraks muncul di Desa Watuagung, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, belum lama ini, dan langsung disikapi dengan tindakan penguburan.
Kasus anthraks di Watuagung ini baru pertama kali terjadi, dan cukup menghebohkan lantaran sapi yang mati bukan berasal dari luar daerah dan merupakan peliharaan peternak sejak kecil.
Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakperla) Wonogiri telah diperintahkan Bupati Wonogiri untuk membuat langkah antisipasi efektif, agas bisa melokalisir kasus tersebut, agar tidak menyebar.
"Saya perintahkan sapi yang mati karena indikasi antraks langsung dikubur, tidak untuk dikonsumsi," tegas bupati yang akrab disapa Mas Jekek itu kepada wartawan di Pendopo Kebupaten Wonogiri, Rabu ( 9/8).
Ia paparkan, kasus anthraks itu terus didalami dinas terkait, untuk dipastikan dari mana asalnya (penyakit), karena sapi dipelihara sejak anakan dan kandangnya maupun pemiliknyapun baik dan sehat.
Sapi terindikasi anthraks itu milik Katman, warga Desa Watuagung Baturetno. Begitu laporan diterima langsung dilakukan tindakan, dan juga membawa sampel dagingnya dibawa ke laboratorium di Sleman DIY untuk diperiksa.
"Sekitar 12 hari kemudian hasil laboratnya keluar dan menyatakan sapi itu mati akibat terkena antraks, " papar pria yang akrab disapa Jekek ini.
Pemkab Wonogiri, tukas dia, telah memberikan kompensasi atau dana stimulan Rp 5 juta terhadap pemilik sapi, Katman. Sapi mati karena athraks tidak bokeh dikonsumsi agar tidak memunculkan penularan kepada manusia seperti yang sempat terjadi di Gunung Kidul, Di Yogjakarta.
"Dengan kasus yang masih misteri ini kami sudah minta dinas terkait agar melakukan edukasi kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada agar kasus ini tidak terjadi lagi, " pungkas Jekek. (Z-4)
Perayaan malam takbiran Idulfitri 1447 H di Jawa Tengah berlangsung kondusif dengan 55 titik kegiatan aman. Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk menjaga keamanan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan bus Trans Jateng dengan tarif Mata Uang Rupiah 4.000 untuk umum yang menjangkau beberapa titik wisata seperti Bandungan dan Baturraden.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Pada Senin (16/3) jumlah pemudik masuk ke Jawa Tengah melalui Jalan Tol Trans Jawa terus meningkat sejak Minggu (15/3), rata-rata setiap berkisar 1.400-1.900 kendaraan masuk ke Kota Semarang.
Gubernur Ahmad Luthfi lepas belasan ribu peserta Mudik Gratis Jateng 2026. Targetkan 17 juta pemudik dongkrak ekonomi daerah dan UMKM lokal. Simak selengkapnya!
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi melepas 325 armada bus yang mengangkut belasan ribu pemudik dari Jabodetabek ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
DUA ternak di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mati dan diduga terjangkit antraks.
Daerah Istimewa Yogyakarta terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat utamanya kalangan peternak dan menggencarkan vaksinasi ternak.
Tim Ditjen PKH melakukan disinfeksi kandang dan lingkungan, penyuntikan antibiotik profilaksis, serta pemberian obat dan vitamin kepada ternak yang berada di zona merah.
Untuk memperkuat respons lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul juga akan menerbitkan Surat Edaran (SE) Bupati tentang kewaspadaan terhadap antraks.
Kementan bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gunung Kidul secara cepat menangani kasus antraks yang menyerang hewan ternak di tiga kelurahan di Gunung Kidul.
Kasus ini muncul di Kalurahan Tileng, Kecamatan Girisubo dan Kalurahan Bohol, Kapanewon Rongkop.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved