Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BPJS Ketenagakerjaan menggelar sosialisasi tata cara pembayaran iuran dan manfaat program untuk aparatur Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (12/7).
Sosialisasi dibuka Asisten Pemkot Hanok Talla. Dia menyatakan sasaran dalam program ini adalah para aparatur sipil negara. Mereka diharapkan menjadi peserta aktif program BPJS Ketenagakerjaan.
"Pemkot Sorong juga berkomitmen melangkah bersama BPJS Ketenagakerjaan. Kami akan mendata dan mengikutsertakan semua ASN sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan," lanjut Hanok.
Dia mengakui masih ada keengganan sebagaian ASN untuk mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan. Padahal, program ini sangat penting untuk membantu para ASN lebih baik di masa depan.
Dalam program ini, BPJS Ketenagakerjaan akan bekerja sama dengan Bank Papua yang akan penarikan iuran secara virtual. Kerja sama akan dimulai pada Agustus. (N-2)
Wakil Wali Kota menekankan, setiap ASN memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pemberian insentif transportasi kepada 806 kader Posyandu dari 111 Posyandu, ditujukan untuk mendorong penguatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat masyarakat.
Materi Latsar menjadi kompas dalam melakukan pelayanan dan pengabdian kepada Pemerintah Kota Sorong dan masyarakat.
Tahun 2026 BPBD Kota Sorong mengalokasikan anggaran khusus untuk pengembangan kapasitas forum tersebut.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperkuat komitmennya untuk memajukan sektor pendidikan di Indonesia.
Wakil Wali Kota Sorong menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan hal yang utama untuk dilaksanakan oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved