Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI hari kedua bulan suci Ramadan 1444 Hijriah, harga bahan
kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Klaten, Jawa Tengah,
belum menunjukkan tren peningkatan, Jumat (24/3).
"Harga bahan pokok belum naik, kecuali cabai rawit merah dan telur ayam. Di sisi lain, pembeli tidak seramai kayak Kamis (22/3) atau sehari menjelang Ramadan 1444 H," kata Triyanti, pedagang.
Menurut pedagang tersebut, pasokan dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional ini cukup lancar dan aman. Pun, harga sejumlah komoditas pangan hingga saat ini masih terkendali.
"Memang, harga cabai rawit merah terus menunjukkan tren peningkatan
menjelang bulan suci Ramadan 1444 H. Untuk hari ini cabai rawit merah
kami jual seharga Rp75.000 per kg," imbuhnya.
Adapun harga komoditas pangan lainnya stabil. Seperti cabai merah besar
dan cabai merah keriting tetap Rp45.000 per kg, bawang putih Rp30.000
per kg, dan bawang merah Rp32.000 per kg.
Berbeda dengan bahan pokok beras, harga masih mahal. Beras medium IR-64
Rp11.500 per kg dan beras C-4 Rp12.500 per kg. Harga beras ini bertahan
tinggi, meskipun daerah sudah panen raya.
Selain cabai rawit merah, harga bahan pokok yang mengalami kenaikan
menjelang bulan puasa ini adalah telur ayam. Saat ini, telur ayam di
pedagang dijual Rp30.000 per kg atau naik Rp3.000 per kg.
"Kenaikan harga telur ayam terjadi karena permintaan masyarakat yang
meningkat pesat, terutama menjelang Ramadan 1444 H," kata Slamet, salah
satu pedagang di Pasar Darurat Klaten.
Kemudian, lanjut Slamet, harga daging ayam dan daging sapi masih stabil
hingga saat ini. Harga daging ayam di pasar Rp30.000 per dan daging sapi hasil rumah potong hewan (RPH) Rp120.000 per kg.
Harga bahan pokok seperti gula pasir dan minyak goreng minyakita di Kios Ramiyah dijual juga sesuai standar harga. Gula pasir Rp13.500 per kg dan minyak goreng Minyakita Rp14.000 per liter.
"Gula pasir dan minyak goreng bersubsidi ini kami jual tetap sesuai
standar harga, sekalipun banyak permintaan dari pelanggan terutama
menjelang bulan suci Ramadan 1444 H," ujar Nining Ramiyah. (N-2)
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Pasar Murah Artha Graha Peduli (AGP) 2025 masih terus dirasakan manfaat nyatanya oleh masyarakat.
Pasokan pangan di Kabupaten Kulon Progo berada dalam kondisi aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), meskipun terdapat kenaikan pada harga cabai dan bawang merah.
Periode libur akhir tahun kerap disertai kenaikan permintaan dan potensi gejolak harga kebutuhan pokok, sehingga upaya stabilisasi perlu dilakukan lebih awal.
Pemkot Batam menambah pasokan cabai dari Lombok, dan petani lokal diperkirakan memasuki masa panen pada Desember.
Harga cabai, terutama jenis rawit di Pasar Rejosari meningkat dua kali lipat dibanding sebelum Desember, yakni dari tadinya Rp50 ribu, melonjak menjadi Rp80 ribu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved