Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 471 warga dari enam desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terpaksa mengungsi setelah banjir yang terjadi semakin meluas dan genangannya juga semakin meningkat.
"Jika sebelumnya yang mengungsi hanya dari empat desa, yakni Desa Payaman, Tanjungkarang, Gulang dan Jati Wetan, kini ada tambahan dua desa lagi. Yakni Desa Karangrowo dan Jetiskapuan," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus Mundir di Kudus, Sabtu (4/3).
Sehari sebelumnya, yakni Jumat (3/3) pukul 17.00 Wib, jumlah pengungsi 396 jiwa, maka pada Sabtu (4/3) pukul 08.00 Wib bertambah menjadi 471 jiwa.
Ratusan pengungsi tersebut, kata dia, ada yang mengungsi di balai desa, gedung PKK setempat serta ada yang mengungsi di tempat ibadah, seperti gereja dan kelenteng.
Sementara dapur umum yang disiapkan, imbuh dia, ada yang di balai Desa Payaman, Gulang, Jati Wetan, masjid dan gereja.
Pasokan logistik bahan makanan, kata dia, ada yang dipasok dari BPBD serta ada yang dari pemerintah pusat, provinsi serta dinas social kabupaten.
Baca juga: Banjir Kudus Meluas, Jalur Pantura dan Terminal Induk Kebanjiran
Untuk memastikan kesehatan para pengungsi, maka dilibatkan tim kesehatan dari Puskesmas Jati, Jepang, Ngemplak dan Mejobo yang bertugas memeriksa kondisi kesehatan para pengungsi secara periodik.
"Data pengungsi akan terus dimutakhirkan, terlebih curah hujan cenderung naik dan turun," ujarnya.
Untuk desa terdampak banjir di Kecamatan Mejobo, yakni Desa Temulus, Payaman Gulang, dan Golantepus. Sedangkan di Kecamatan Jati ada Desa Tanjungkarang, Jati Wetan dan Jetiskapuan.
Kemudian di Kecamatan Undaan meliputi Desa Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor dan Wates.
Adapun jumlah rumah tergenang banjir sebanyak 1.977 rumah yang tersebar di Kecamatan Jati, Undaan, dan Mejobo. Sedangkan areal persawahan yang terdampak mencapai 4.924 hektare yang tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Mejobo, Jati, Undaan, Jekulo dan Kaliwungu. (Ant/S-3)
BENCANA angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu (21/1/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved