Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEIRING berkembangnya teknologi, berbagai berita dari seluruh penjuru memang jadi mudah diakses masyarakat. Sayangnya, berita tersebut terkadang tidak benar atau hoaks. Dan sayangnya pula, sebagian terkadang tidak menyaring mana berita yang benar dan mana yang hoaks.
Itu sebabnya para tokoh agama Papua meminta masyarakat tetap tenang dan tidak percaya berita bohong atau hoaks terkait penegakan hukum tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe. Hal itu dikatakan Ketua Klasis Kemtuk Gresi Sinode GKI Papua Pendeta Dante Alligheri Y.A.T Mawene. Ia meminta seluruh warga jemaat di seluruh Papua tetap tenang dalam menyikapi situasi yang terjadi.
Baca juga: Kemendagri Tunjuk Sekda Papua Sebagai PLH Gubernur Papua
“Kita harus tetap tenang, dan fokus mengurus kebun kita, anak-anak kita, rumah tangga kita, dan masa depan keluarga kita. Karena itu lebih utama yang harus dipikirkan oleh kita semua,” kata Pendeta Dante.
Menurutnya, terkait kasus yang terjadi terhadap Lukas Enembe, ada proses dan prosedur sehingga sebagai masyarakat dan umat Tuhan tenang saja. “Ada prosedur dan proses yang berjalan, sehingga kita tetap tenang dan fokus menjaga kehidupan kita supaya tetap aman dan damai,” katanya.
Senada, Pastor Jhone Jonga menyuarakan dukungan agar Lukas Enembe bisa menjalani proses dengan baik. Ia berharap berbagai elemen masyarakat terus menjaga keutuhan. "Semua tentang penegakan hukum dan kesehatan Bapak Lukas Enembe, kita sebagai masyarakat hendaknya menyikapi hal tersebut dengan tenang."
“Banyak berita hoaks yang bisa menghancurkan persatuan kita. Jadi kita harus tahu bagaimana cara untuk tetap bersatu dan tidak mudah percaya,” lanjutnya.
Menurutnya, filterisasi informasi penting dilakukan di saat seperti ini. Sebab masyarakat adalah kunci aman atau tidaknya suatu wilayah menyikapi persoalan yang terjadi.
“Untuk keamanan kita, masyarakat sendirilah yang menentukan itu, apakah mau aman, atau mau percaya dengan isu-isu hoax dan sesama masyarakat di adu domba. Saya ingatkan bahwa masyarakatlah yang akan jadi korban,” tegas Pastor Jhone.
Ia pun meminta kembali agar masyarakat melihat persoalan dengan iman dan teliti, sehingga tidak mudah kabar hoaks. Karena mereka sendiri yang akan menjadi korban. “Lihatlah segala sesuatunya dengan iman kita. Dan sebagai orang yang mengerti, kita harus lihat dulu, baca dulu dengan baik. Selanjutnya kitalah sendirilah yang menentukan,” ujarnya. (RO/A-1)
UU ITE 2024 tidak menghapus sanksi pidana bagi penyebar hoaks dan ujaran kebencian. Regulasi baru justru memperjelas batasan jenis kebohongan digital
Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya selidiki laporan Partai Demokrat terkait hoaks yang menyeret SBY. Empat akun medsos dipolisikan atas fitnah korupsi dan status tersangka.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya hoaks cuaca di puncak musim hujan Desember-Februari, termasuk isu Squall Line.
BMKG memastikan kabar ancaman Squall Line dan badai ekstrem 31 Desember 2025–1 Januari 2026 adalah hoaks. Tidak ada peringatan resmi dikeluarkan.
Sebuah video palsu berdurasi 12 detik yang mengeklaim sebagai rekaman sel Jeffrey Epstein sebelum tewas muncul di situs pemerintah.
Dia menjelaskan bahwa dorongan untuk memperluas literasi digital ini dipicu oleh tingginya tingkat akses internet di Batam yang telah mencapai 89 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved