Rabu 11 Januari 2023, 18:45 WIB

Sulawesi Selatan Ekspor 6.150 Ton Jagung ke Filipina

Lina Herlina | Nusantara
Sulawesi Selatan Ekspor 6.150 Ton Jagung ke Filipina

MI/LINA HERLINA
Sejumlah petugas mengawasi pelepasan ekspor jagung dari Sulawesi Selatan ke Filipina

 

BALAI Karantina Pertanian Makassar, Sulawesi Selatan, melepas ekspor
jagung sebanyak 6.150 ton ke Filipina, Rabu (11/1).

Pelepasan ekspor dipimpin Deputi Bidang Pangan dan Agribisnis Kementerian Perekonomian Musdalifah Machmud.

Kepala Balai Karantina Pertanian Makassar, Lutfie Natsir mengungkapkan,
ekspor jagung kali ini merupakan yang kedua. Yang pertama sudah digulirkan  November lalu, dengan volume mencapai 12 ribu ton ke Vietnam.

"Sekarang ke Filipina. Ini tanda-tanda berkelanjutan. Ini kita jaga, karena kita ada program gratieks, yaitu gerakan tiga kali ekspor," ungkapnya.

Untuk mendukung program itu, Balai Karantina Pertanian melakukan
pendampingan hingga ke tingkat petani, termasuk melakukan pemetaan
komoditas apa saja yang bisa diekspor. Ada 11 komoditas yang diekspor dari Sulsel, diantaranya jagung, ubi jalar, porang, kayu lapis, dan terakhir komoditas baru ada kelapa, serta pala ke Rusia.

"Jadi nilai ekspor kita (Sulsel) pada 2021 sebesar Rp2,2 triliun. 2022
naik jadi Rp2,6 triliun. Bahkan sekarang kita bisa melakukan ekspor tiap hari senilai Rp1,99 miliar. Laporannya ada di Kementerian
Pertanian RI," tambah Lutfie.

Sementara itu, Haryadi Cahyanto, Otoritas Pelabuhan Makassar mengatakan, pihaknya sangat senang dengan adanya ekspor tersebut. Artinya produksi pertamian semakin berkembang. Kondisi itu memberi dampak positif, juga memotivasi pelaku usaha lainnya.


Jagung melimpah


Eksportir jagung, PT Segar Agro Nusantara, Cristian Candra mengaku
bersyukur, karena Indonesia punya komoditas jagung yang melimpah. "Kita
terus tingkatkan swasembada jagung. Dengan itu, perlu intensifikasi dan
ekstensifikasi terhadap produk jagung," tambahnya.

Cristian optimistis kebutuhan jagung dalam negeri bisa terpenuhi. Berdasarkan Data Kementan 2022, Indonesia surplus jagung 2,2juta ton.

"Karena itu, kita bisa ekspor, dengan negara tujuan bukan
hanya Filipina, tapi juga ke Vietnam, bahkan Malaysia," sebutnya.

Sulsel sendiri, merupakan daerah terbesar ke-5 dengan produksi jagung
1,6 ton. Sebanyak 500 ton diantaranya dimanfaatkan untuk pakan.

"Dengan ekspor ini, jagung di Sulsel bisa terserap dengan baik, disertai harga yang juga baik, sehingga petani semangat kembali menanam jagung," lanjut Cristian.

Sementara itu, Deputi Bidang Pangan dan Agribisnis Kementerian
Perekonomian Musdalifah Machmud pun mengingatkan jika sekarang kita bisa  ekspor, meski sempat juga melalukan impor jagung. Karena itu,  petani harus sejahtera agar anak cucunya bisa menjaganya dengan berkelanjutan.

"Sekarang kita bisa ekspor 100-200 ribu ton jagung. Artinya memang sudah bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri. Apalagi semua negara butuh jagung, tidak hanya sebagai pakan ternak, tapi bisa jadi bahan lain salah satunya sebagai bahan baku industri. Jadi etanol sebagai pengganti bahan bakar," tandas Musdalifa.

Dari produksi jagung nasional yang 32 juta ton, dan kebutuhan 25 juta ton, dengan pemanfaatan lahan tidur yang ada, produksi bisa jauh lebih bertambah lagi. "Terlebih sekarang semua komoditi, tidak hanya jagung, dipermudah untuk melakukan eskpor berdasarkan UU Cipta Karya. Kita harus selalu membawa optimisme ke dapan," pungkasnya. (N-2)

Baca Juga

ANTARAFOTO/ Basri Marzuki

Sepuluh Penerbangan dari Sam Ratulangi Ditunda

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 10:38 WIB
Hujan disertai angin kencang yang menerjang sejumlah wilayah di Kota Manado dan sekitarnya berdampak terhadap penerbangan di Bandara...
ANTARA FOTO/Aji Styawan

Rob Landa Kawasan Pesisir Kabupaten Tanah Laut

👤Denny Susanto 🕔Jumat 27 Januari 2023, 09:06 WIB
Sejak beberapa pekan terakhir cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian besar wilayah...
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan Baubau Meningkat Sepanjang 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 09:00 WIB
Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Baubau, Sulawesi Tenggara, mencatat aktivitas bongkar muat kontainer mencapai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya