Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BALAI Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali meminta masyarakat, termasuk wisatawan dan pengelola wisata, mewaspadai kemungkinan adanya buaya muara/buaya air asin (Crocodylus porosus) lainnya di sekitar Pantai Legian setelah seekor buaya berhasil diselamatkan di lokasi tersebut, Rabu (4/1).
"Petugas Balai KSDA Bali telah meminta agar anggota Balawista (penjaga pantai) beserta masyarakat sekitar pantai untuk waspada terhadap kemungkinan adanya buaya lain di sekitar pantai," kata Kepala BKSDA Bali R. Agus Budi Santosa dalam laporannya di Denpasar, Rabu.
Agus Budi dalam laporan yang sama menyampaikan seekor buaya muara/buaya air asin berhasil diselamatkan oleh penjaga pantai dari Balawista Pantai Kuta setelah mereka melihat hewan amfibi itu berenang dan berjalan di bibir pantai depan Hotel Padma, Legian, Kuta, Badung, sekitar pukul 15.00 Wita.
"Pukul 15.30 Wita, buaya berhasil ditangkap dan diikat tanpa ada korban jiwa atau korban luka-luka, dan pukul 15.30 Wita buaya itu dapat diangkut ke mobil rescue BKSDA Bali," kata Agus Budi.
Ia menjelaskan proses penangkapan buaya saat itu menggunakan tali dan bambu yang biasa digunakan untuk menyelamatkan warga tenggelam.
Baca juga: Tim SAR Cari Dua WNA Terseret Ombak di Diamond Beach Bali
Penjaga pantai dari Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) bersama para pedagang di sekitar pantai berinisiatif menangkap buaya agar hewan itu tidak lari kembali ke laut, setelah mereka menghubungi Pos Induk Balawista, Polsek Kuta, dan BKSDA Bali.
"Setelah ditangkap dan diselamatkan, sesuai arahan Ibu Direktur KKHSG (Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Sumber Daya Genetik) KLHK Indra Exploitasia, buaya tersebut langsung dibawa ke Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tabanan untuk penanganan lebih lanjut," kata Kepala BKSDA Bali.
Ia menyampaikan hasil identifikasi petugas di lapangan buaya itu merupakan buaya muara/buaya air asin yang panjangnya sekitar 3 meter yang umurnya diperkirakan 4-5 tahun. Buaya itu berjenis kelamin jantan, dan kemungkinan berasal dari Tahura Mangrove Ngurah Rai.
"Di penangkaran, panjang 3 meter lazimnya dicapai setelah buaya berumur 4-5 tahun," kata dia.
Sejauh ini, BKSDA belum dapat memastikan buaya tersebut merupakan hewan peliharaan yang dilepas atau hewan yang habitat aslinya di alam.
Sementara itu, Lurah Legian Ni Putu Eka Martini dalam siaran tertulisnya memastikan pariwisata di Legian tetap aman.
"Saat ini buaya telah dievakuasi oleh tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali dan dengan telah dievakuasinya buaya tersebut maka Pantai Legian aman dan nyaman untuk bisa dikunjungi oleh wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik yang sedang berwisata," kata Lurah Legian. (Ant/OL-16)
Prakiraan cuaca BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali.
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Pullman Bali Legian Beach menggelar perayaan Imlek 17 Februari 2026 dengan buffet khas oriental, live cooking, Chinese dance, dan suasana hangat kebersamaan.
Pullman Bali Legian Beach menghadirkan Timeless Valentine 14 Februari 2026 dengan dinner romantis tujuh hidangan, live acoustic, dan Infinity Pool tepi pantai.
GUBERNUR Bali Wayan Koster akan mengalokasikan dana bantuan bagi Pecalang di seluruh desa adat di Bali. Bantuan tersebut per desa sebanyak Rp 50 juta untuk bantuan bagi Pecalang.
Ribuan kantong plastik berisi kentang goreng mentah dan bawang menutupi pesisir East Sussex, Inggris. Relawan berpacu dengan waktu menyelamatkan koloni anjing laut.
ADA sesuatu yang selalu membuat Bali terasa lebih magis saat musim liburan tiba.
Berikut 5 rekomendasi outfit ke pantai yang bisa kamu jadikan inspirasi, seperti dilansir dari situs merek lokal Buttonscarves.
Rock Bar Bali menjadi tempat yang spesial karena berlokasi di atas batu karang tepat di pinggir pantai
Korea Utara membuka kawasan wisata pantai berskala besar. Proyek wsata ini disebut sebagai proyek unggulan Kim Jong Un.
Para relawan berhasil mengumpulkan sebanyak 289 kilogram sampah dari garis pantai, membantu memulihkan lingkungan pesisir dan mendorong aksi nyata dari masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved