Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA kader Posyandu didorong untuk berperan aktif dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di Kota Pematang Sianțar.
Demikian disampaikan Wali Kota Pematang Sianțar Susanti Dewayani saat menghadiri sekaligus membuka Pelatihan Kader Posyandu dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting Kota Pematang Siantar Tahun 2022, di Convention Hall Siantar Hotel, Kota Pematang Siantar Sumatra Utara.
Pelatihan kader Posyandu tersebut turut diikuti sejumlah 106 orang peserta meliputi 1 orang kader Posyandu dan 1 orang ibu hamil dari 53 kelurahan yang ada di Kota Pematang Siantar.
Susanti berharap melalui pelatihan yang dilaksanakan oleh TP PKK dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Pematang Siantar tersebut akan memperkuat komitmen dan sinergitas bersama sebagai upaya percepatan penurunan stunting berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Berdasarkan data ada sejumlah 15% anak saat ini mengalami masalah gizi buruk. Meskipun masih di bawah rata-rata angka stunting nasional tahun 2021, yaitu 24,4% dan angka rata-rata stunting Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sebesar 25,8%,
Namun Susanti mengatakan angka stunting di Kota Pematang Siantar tetap harus bisa diturunkan.
Akan tetapi, upaya penurunan angka stunting bukan hanya tugas pemerintah, melainkan berbagai pihak, dan terutama sangat dibutuhkan peranan orang tua.
Baca juga: Gulavit Bantu Korban Banjir di Sumut, Kapolda Sampaikan Terima Kasih
Posyandu, lanjutnya, memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya mewujudkan kesehatan masyarakat dan program nasional konvergensi stunting.
Sesuai dengan tujuan dibentuknya Posyandu yang merupakan garda utama layanan dasar kesehatan adalah untuk percepatan penurunan angka kematian ibu dan anak, maka sasaran Posyandu kata dia bukan hanya pada balita, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu nifas.
"Posyandu dinilai memiliki kontribusi besar dalam upaya penanganan stunting. Dengan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita melalui pengisian kurva Kartu menuju sehat (KMS), balita yang mengalami permasalahan tumbuh kembang, dapat dideteksi sedini mungkin, sehingga tidak sampai terjadi stunting," terangnya.
Kepada kader Posyandu yang mengikuti pelatihan Susanti berharap mampu berkomitmen untuk terus berkoordinasi dan kooperatif dengan seluruh stakeholder, sehingga konvergensi intervensi terhadap sasaran prioritas dapat berjalan secara efektif.
Melalui berjalannya program penanganan stunting dan dengan kerja sama yang baik, dia optimis Kota Pematang Siantar dapat mencapai target penurunan stunting yang telah ditetapkan.
"Kami mengajak seluruh stakeholder turut memberikan dukungan melalui aksi nyata di sektor masing-masing. Juga bekerja sama, bersinergi dan berkolaborasi, terutama untuk mempercepat terwujudnya Pematang Siantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas," ajaknya.
Sebelumnya, Ketua TP PKK Kota Pematang Siantar Kusma Erizal Ginting dalam laporannya menerangkan pelatihan yang digelar tersebut menghadirkan tiga narasumber.
Narasumber dr Eka Samuel Hutasoit sebagai tenaga ahli di bidang kesehatan dengan materi Stunting dan Pencegahannya.
Sri Indrawati dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dengan materi Orientasi KAP Guna Percepatan Penurunan Stunting bagi Kader Posyandu.
Rasta Elyta Ginting dari TP PKK Kota Pematang Siantar dengan materi pembahasan Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Upaya Penurunan Stunting.
Melalui pelatihan kader Posyandu tersebut dia berharap dapat menyegarkan dan menambah pengetahuan serta keterampilan para kader Posyandu dan para ibu hamil, terutama deteksi dini kasus stunting demi terwujudnya masyarakat Kota Pematang Siantar yang Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas. (AP/OL-09)
PLN UP3 Pematangsiantar juga telah menyiagakan tim operasional yang akan bertugas secara terkoordinasi selama periode Nataru
Pantauan di beberapa titik SPBU di Kota Pematangsiantar tampak antrean kendaraan roda dua dan roda empat mengular di sepanjang bahu jalan DI Panjaitan sepanjang 300 meter.
PUNCAK perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14, Dewan Pimpinan Daerah Partai NasDem Pematangsiantar digelar penuh kekeluargaan dan kesederhanaan.
Peninjauan kembali NJOP tersebut akan melibatkan dari berbagai unsur termasuk unsur masyarakat yang berkeberatan akan penaikan NJOP tersebut.
Pelestarian cagar budaya di Kota Pematangsiantar diharapkan nantinya bisa menjadi motor penggerak ekonomi serta mendongkrak perekonomian masyarakat.
Gelar Juara Umum dalam SSO 2025 berhasil diraih oleh tiga sekolah unggulan dari Pematangsiantar.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari sinergi berkelanjutan antara Kemendagri dan TP PKK Pusat.
Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan IDAI menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk “Gerakan Membaca Buku KIA, Membangun Generasi Emas.
Dukungan terhadap kegiatan UMKM sangat penting. Apalagi para pelaku UMKM diketahui didominasi oleh kalangan ibu rumah tangga yang memerlukan pembinaan dari pemerintah.
PARA kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) disebut sebagai garda terdepan yang berperan penting dalam upaya pembinaan dan pemberdayaan keluarga.
,PERINGATAN Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Rakernas X PKK sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke 45 Dekranas Tahun 2025 akan diselenggarakan di Samarinda dan Balikpapan.
Suwirya mengapresiasi antusiasme peserta yang hadir, terutama ibu-ibu PKK dan para kepala dusun yang menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved