Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PROYEK pusat perbelanjaan Living World di Kota Denpasar, Bali merupakan proyek mal Living World ketiga Kawan Lama Group yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 3,5 hektare, area bangunan mal dan parkir mencapai 120.000 meter persegi.
Mendukung misi yang sama, yaitu menerapkan konsep ramah lingkungan, Kawan Lama Group menggandeng Mowilex sebagai perusahaan cat ramah lingkungan yang telah tersertifikasi Netral Karbon hingga tahun ke-3 sebagai komitmen Mowilex dalam memitigasi jejak karbon.
Sejalan dengan konsep ramah lingkungan yang digusung Mowilex, Mal Living World Denpasar juga menerapkan konsep arsitektur dengan penggunaan energi yang efisien pada pembangunannya.
Arsitektur gedung Mal Living World Denpasar juga memperhatikan faktor geologis, arah bukaan, jenis pemakaian kaca sehingga bisa meminimalisasi tingkat absorbsi panas ke dalam gedung.
Project Management Director Kawan Lama Group, Ir. Hartanto Djasman mengatakan, “Mal Living World Denpasar menerapkan konsep arsitektur dengan penggunaan energi yang efisien pada pembangunannya."
Baca juga: Resmi Dibuka, IPEX ke-24 Targetkan Kurangi Angka Backlog Perumahan
"Kami menggandeng Mowilex sebagai cat premium ramah lingkungan yang telah memiliki sertifikasi dari Green Label Indonesia yang sejalan dengan konsep Green Building yang kami usung,” kata Hartanto dalam keterangan, Selasa (22/11).
Terpilih menjadi produsen cat yang mendukung pembangunan dengan konsep Green Building merupakan salah satu misi Mowilex dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan.
Meminimalisir dampak terhadap lingkungan, telah menjadi perhatian Mowilex sejak awal, sebagai produsen cat berbahan dasar air pertama di Indonesia. Mowilex selalu berinovasi dalam memproduksi produk berkualitas ramah lingkungan.
“Kerja sama Mowilex dengan Mal Living World Denpasar merupakan sebuah wujud komitmen yang telah kami emban mulai dari tahun 1970 yaitu berbasis ramah lingkungan," ujar Jusri Sidik, Direktur Sales PT Mowilex Indonesia.
"Mal Living World Denpasar menggunakan produk pro Mowilex yang telah tersertifikasi Green Label Indonesia, sehingga dapat dipastikan produk tersebut minim dampak polusi," katanya.
"Setiap produk cat yang diproduksi oleh Mowilex telah melalui standarisasi pengujian yang ketat. Sehingga untuk urusan kualitas, tim produksi telah memiliki standar yang tinggi sebelum akhirnya produk dikemas dan dipasarkan,” jelas Jusri.
Produk yang digunakan oleh Mal Living World Denpasar adalah I3000, yaitu produk cat interior dengan hasil akhir kilap. Produk tersebut merupakan produk dalam lini profesional Mowilex, yang lebih dikenal sebagai Mowilex Acrylic Emulsion Gloss di pasar retail.
Produk ini memiliki ketahanan luar biasa terhadap noda dan mudah dibersihkan. Ada 5 produk Mowilex profesional yang telah tersertifikasi Green Label Indonesia, I-1000, I-2000, I-3000, I-4000 dan I-5000 yang memiliki peringkat Gold yaitu tertinggi dalam hasil test yang dilakukan oleh IAPMO Group Indonesia.
Hal itu termasuk mengukur nilai residu serta apakah cat memiliki kandungan bahan berbahaya. (RO/OL-09)
Ia mengungkap akan menggelar perlombaan atau kompetisi antarmal agar pelaku usaha semakin agresif menawarkan program menarik bagi pengunjung.
Nantinya Mall Pluit Junction akan dibuka kembali dengan konsep baru yang lebih modern dan relevan.
KETUA Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja menyatakan turut mengomentari fenomena rombongan jarang beli (Rojali) dan rombongan hanya nanya (Rohana).
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Bali Wayan Koster yang dalam beberapa program pembangunan telah menempatkan nasionalisme sekaligus mencintai produk lokal Bali.
Temuan menunjukkan bahwa paparan iklan di dalam mal mampu menghasilkan brand recall yang lebih tinggi dan meningkatkan keterlibatan audiens dibandingkan media luar ruang lainnya.
Pemerintah Kota Bandung Jawa Barat sudah menyiapkan langkah setelah melihat sejumlah mal sepi pengunjung atau bisa dibilang mati suri.
DAMARA Estate Jimbaran Hijau, pengembangan hunian premium oleh Greenwoods Group bekerja sama dengan Jimbaran Hijau, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Banyan Group.
BALI Indonesia meraih Peringkat 1 World’s Best Destination 2026, dalam ajang bergengsi Travelers’ Choice Awards: Best of the Best oleh TripAdvisor.
BALI tetap menjadi destinasi papan atas pariwisata dunia walau diterpa berbagai isu seperti sampah, kemacetan, serta isu sepinya turis.
Meski secara konsisten masuk dalam jajaran sepuluh besar setiap tahunnya, ini adalah kali pertama Bali menempati posisi puncak dalam sejarah penilaian TripAdvisor.
Penetapan status tersangka terhadap Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali, I Made Daging, kini memasuki babak pengujian hukum.
Kementerian Lingkungan Hidup (LH) menjadikan Bali sebagai pioneer penanganan sampah plastik. KLH menilai jika Bali lebih progresif dan proaktif dalam menangani sampah plastik sekali pakai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved