Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Fatmawati Bengkulu memprediksi cuaca ekstrem seperti hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang terjadi di provinsi itu hingga November 2022.
"Cuaca ekstrem hujan disertai dengan angin kencang yang terjadi di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu hingga November," kata Kepala BMKG
Stasiun Fatmawati Bengkulu Tri Widiarto di Kota Bengkulu, Rabu (26/10).
Untuk hujan terjadi nantinya memiliki intensitas sedang hingga tinggi yang disertai dengan angin yang berkekuatan 3 hingga 18 knot.
Oleh karena itu, dia mengimbau agar masyarakat Provinsi Bengkulu agar waspada akan terjadinya bencana alam seperti tanah longsor, banjir, dan lainnya yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Cuaca ekstrem tersebut terjadi disebabkan adanya pusat tekanan rendah dan masuknya uap air di Samudra Barat Sumatra ke wilayah Bengkulu, sehingga memicu terbentuknya awan hujan.
Baca juga: Seorang Anak di Cianjur Tewas Tertimbun Longsor
Selain itu, kata dia, perairan Bengkulu juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang mencapai empat meter.
Dengan kondisi tersebut, para nelayan dan kapal tongkang untuk sementara tidak melaut karena adanya gelombang tinggi di perairan
Enggano Bengkulu yang mencapai empat meter.
"Untuk sementara diminta para nelayan yang mencari ikan di perairan Bengkulu untuk tidak melaut," ujarnya.
Tri menambahkan, gelombang tinggi tersebut disebabkan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari timur menuju tenggara dengan kecepatan angin berkisar lima hingga 20 knot.
Sementara itu di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur menuju Tenggara dan kecepatan angin tertinggi berada di perairan Lampung dan perairan Merauke. (Ant/OL-16)
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Selain pengaruh siklon tropis, kondisi cuaca ekstrem juga dipicu oleh menguatnya Monsun Asia serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
INTENSITAS cuaca ekstrem yang melanda wilayah Banten dan sekitarnya dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak serius pada sektor industri maritim.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan
GUNUNG Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur tercatat beberapa kali erupsi disertai letusan dengan ketinggian hingga 1 kilometer, Kamis (7/11).
Pada musim kemarau ini kebakaran selalu mengancam sehingga perlu ada kewaspadaan dini untuk pencegahannya.
Skoliosis merupakan kelainan pada bentuk tulang belakang yang tumbuh ke samping menyerupai huruf C atau S.
Kota Kashiwazaki, Prefektur Niigata, juga menyaksikan tsunami setinggi 40 sentimeter pada pukul 16:36. Tsunami telah mencapai pesisir Laut Jepang.
Jubir Kemenkes Mohammad Syahril mengakui banyak sekali pengalaman yang didapat masyarakat Indonesia selama pandemi beberapa waktu lalu dalam penanganan penyebaran covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved