Rabu 28 September 2022, 19:55 WIB

Pemkab Badung Targetkan Nol Kemiskinan Ekstrem Pada 2023

Ruta Suryana | Nusantara
Pemkab Badung Targetkan Nol Kemiskinan Ekstrem Pada 2023

DOK MI
Ilustrasi

 

PEMKAB Badung, Bali menargetkan angka kemiskinan ekstrem turun menjadi nol persen pada 2023. Saat ini sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Badung, angka kemiskinan ekstrem di Badung sebanyak 310 orang atau 0,04%.

"Setelah kami melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan, khususnya TKPK juga dengan Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP), untuk keluarga miskin ekstrem optimis terselesaikan pada 2023, sehingga kemiskinan ekstrem di Badung menjadi nol," ujar Wakil 
Bupati Badung, I Ketut Suiasa selaku Ketua TKPK (Tim Koordinasi  Penanggulangan Kemiskinan) Badung saat memimpin rapat koordinasi 
membahas mengenai percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Badung di Rumah Jabatan Wakil Bupati, Rabu (28/9).

Program itu sejalan dengan Instruksi Presiden no. 4 tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dan arahan Presiden untuk Indonesia bisa menekan angka kemiskinan ekstrem mendekati nol persen pada 2024. Suiasa menyebutkan kemiskinan ekstrem didefinisikan sebagai kondisi kesejahteraan masyarakat berada di bawah garis kemiskinan ekstrem, dengan pendapatan per kapita per hari Rp 11.941 atau Rp 358.233 per bulan.

Suiasa menyatakan langkah-langkah yang akan diambil untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem ini, yaitu dengan pola penganggaran dari empat sumber anggaran yaitu alokasi dari dana pusat, dana APBD, dana desa dan dari Forum TJSP. "Di desa kita diwajibkan penganggarannya minimal 30 persen untuk program pengentasan kemiskinan di desa. Kita juga kolaborasi dengan pihak swasta, Forum TJSP yang sekarang sudah berbadan hukum berupa yayasan," katanya.

Selain itu, kata dia, mewajibkan semua OPD membuat program penanganan kemiskinan dalam pelaksanaannya agar berkorelasi langsung dengan penanganan stunting. Suiasa juga menekankan tidak hanya memfokuskan pengentasan kemiskinan ekstrem, sampai anggaran APBD 2024 juga akan meminimalisasi keluarga miskin yang masih tersisa, dengan target penurunan kemiskinan di Badung mendekati nol persen.

"Sekarang ini yang masuk data penduduk miskin di Badung di angka 2,62 persen. Ini yang akan menjadi sasaran kita di anggaran 2023 dan 2024, sehingga dapat ditekan menjadi nol koma," ujarnya optimistis. (OL-15)

Baca Juga

MI/Ramdani

Bongkar Plang Putusan MA, Kapolres Kolaka Utara Dilaporkan ke Propam Mabes Polri

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 13:37 WIB
Kapolres Kolaka Utara (Kolut) AKBP Yosa Hadi dilaporkan ke Divisi Propam Mabes...
Dok Ist

Pengungsi Gempa Cianjur Dapat Bantuan Lampu Bertenaga Surya

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 13:21 WIB
Signify memberikan donasi seratus unit Philips Essential SmartBright Solar Flood Light kepada korban gempa Cianjur di...
Dok. Elegance Jewelry

Pameran Elegance Jewelry Tampilkan Desain Terbaru Perhiasan 

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 13:20 WIB
berlian adalah zat alami terkeras di bumi, yang tersusun dari karbon. Memiliki sebuah berlian dapat memberikan aura positif dalam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya