Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mendukung penumbuhan petani milenial yang andal dan melahirkan wirausahawan milenial dari sektor pertanian, Kementerian Pertanian RI bersama International Fund for Agricultural Development (IFAD), terus menciptakan wirausahawan milenial tangguh dan berkualitas melalui Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).
Menyikapi perkembangan kemajuan teknologi, Kementan juga menekankan pentingnya penerapan smart farming untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas sektor pertanian.
Smart farming merupakan konsep pertanian berbasis pada precision agriculture yang memanfaatkan otomatisasi teknologi, didukung oleh manajemen big data, machine learning/kecerdasan buatan dan teknologi di era Industri 4.0 untuk pengembangan pertanian modern.
Smart Farming dapat diterapkan mulai dari identifikasi lahan, cuaca/iklim, identifikasi tanaman di setiap lokasi, kondisi tanah, pupuk, benih, pestisida, panen, kerusakan hasil panen, jumlah produksi hingga pemasaran.
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo mendorong para petani untuk mengubah mindset dan paradigma dalam bertani. Tinggalkan paradigma petani itu miskin. Petani itu orang kecil. Petani adalah orang yang pasti tidak miskin. Petani tidak lagi dengan citra bajunya yang kumuh, compang camping, berlumur lumpur, melainkan menjadi petani milenial.
“Dreaming, believing, and make it happen. Believe your dream, and believing dreams come true, itu kalau kalian yakin dengan dirimu, dan kalian mau belajar. “It’s your era! Ini eramu. Kalian punya gadget. Kalian punya digital dan kalian punya link. Gunakan untuk membangun sebuah virtual system yang mendunia. Ilmu itu harus dipaksa, paksaki! Jangan cuman bagus di planning. Action dong! Action itu jangan diam. Kerja!” katanya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menambahkan bahwa petani harus bertransformasi, yang dulu bertani hasilnya hanya untuk kebutuhan pribadi dan keluarga, saat ini pertanian harus menjadi sarana untuk mencari uang sebanyak-banyaknya.
"Berbisnis di sektor pertanian, harus dibangun pemahaman agribisnis pertanian yang modern yang memanfaatkan seluruh teknologi untuk menggenjot produksi, produktifitas dan kualitas hasil pertanian," katanya.
Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PPN) Banjarbaru selaku Projects Provincial Implementation Unit (PPIU) dari Program YESS, berupaya meningkatkan kapasitas petani milenial melalui kolaborasi dengan petani muda keren Bali dan P4S Ushuludin dalam menerapkan smartfarming di Banjarbaru, Kalsel pada Sabtu (16/7).
Sebanyak 22 orang petani millenial peserta Program YESS yang terdiri atas Calon Penerima Manfaat (CPM) dan Penerima Manfaat, mendapat keterampilan teknis melalui pengalaman langsung dan teoritis mengenai smartfarming selama tiga hari berturut-turut.
Adalah Gede Agung Wedhatama atau Bli Gung, begitu biasa disapa, merupakan penggagas Petani Muda Keren yang telah menerapkan smart farming di Bali.
Melalui smartfarming, Bli Gung dapat menghasilkan pertanian yang modern dan efisien sehingga dapat meningkatkan pendapatan para petani yang tergabung dalam Petani Muda Keren.
Bli Gung menuturkan, ada lima komponen penting untuk smartfarming yang disebutnya sebagai 5K yakni Komitmen, Komunitas, Kolaborasi, Kontribusi, dan Keren.
Kepala SMK-PPN Banjarbaru selaku Penanggung Jawab Program YESS Kalsel, Budi Santoso menekankan pentingnya smartfarming sebagai respon terhadap kondisi iklim yang tidak dapat diprediksi.
"Fenomena climate change dapat dijawab dengan adanya smartfarming, sehingga melalui pelatihan ini maka para peserta dapat menerapkan smartfarming yang kemudian dapat menjaga pangan serta pendapatan," katanya.
Budi Santoso mengingatkan bahwa kegiatan tersebut sangat spesial, maka para peserta harus bersemangat dan serius dalam mengikuti kegiatan. Kita sudah mendatangkan ahlinya smartfarming, Bli Gung, dari Pentani Muda Keren di Bali.
"Harapannya hal serupa dengan Petani Muda Keren dapat diterapkan di lokasi Program YESS khususnya di Kabupaten Tanah Laut, selama tiga hari ini," katanya. (OL-13)
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Gus Falah menegaskan, adalah keharusan bagi santri untuk menguasai berbagai bidang, mulai dari teknologi, sains, politik, hingga kewirausahaan.
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan merehabilitasi 436,99 hektare lahan cabai di Sumatra Utara (Sumut) yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved