Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kebudayaan Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) bersama DPRD Sumbar menginisiasi terselanggaranya acara pasar seni pameran kuliner tradisi Luhak Nan Tigo selama tiga hari terakhir di Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah, Kota Payakumbuh.
Ketua DPRD Sumbar Supardi mengatakan, kegiatan pasar seni merupakan upaya untuk mengenalkan makanan tradisional Minang khususnya luhak nan tigo. Melalui acara tersebut diharapkan kekayaan kuliner yang dimiliki daerah tersebut bisa dikenal luas ke seluruh daerah di Indonesia. Bahkan juga dapat dikenal hingga ke negara lain, setidaknya negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Brunei hingga Singapura.
Supardi berharap cita rasa makanan daerah tersebut bisa memanjakan lidah para wisatawan mancanegara. Sehingga bisa menjadi salah satu penarik minat wisatawan untuk datang melancong ke Sumatera Barat, terutama Payakumbuh.
Menurut dia, sangat banyak ragam makanan dan minuman khas yang ada di provinsi ini. Seluruh daerah memiliki kekayaan kuliner tersendiri.
"Namun masih banyak makanan tradisional ini yang belum terekspos dan dikenal secara luas," ujarnya, Minggu (19/6).
Padahal, tambah dia, selain bercita rasa nikmat, makanan dan minuman Sumatra Barat juga memiliki nilai tradisi masing-masing. Misalnya seperti yang dipanerkan di acara pasar seni pameran kuliner tersebur, ada makanan yang menjadi salah satu persyaratan wajib dan pelaksanaan acara pernikahan.
Bahkan ada pula makanan yang memiliki cerita tersendiri dalam penciptaan atau penemuannya. Termasuk pula ada yang memiliki nilai filosofis.
Melihat kekayaan kuliner yang seperti itu Supardi mengatakan makanan khas Sumatra Barat merupakan aset yang semestinya dikelola, dilestarikan, dan diberdayakan dengan sebaik-baiknya.
Baca juga : Tak Kuat Menanjak, Mobil Wisatawan Terjun ke Pekarangan Warga Lembang
"Jika kita bisa melestarikan, mengelola dan mempromosikannya dengan baik maka ini akan menjadi salah satu menggenjot pertembuhan ekonomi masyarakat. Wisatawan akan berdatangan, UMKM akan tumbuh dan ekonomi masyarakat juga akan terkena manfaatnya," papar Supardi.
Terkait melestarikan kekayaan kuliner khas Sumatera Barat, Supardi berharap masyarakat juga berperan aktif. Salah satunya dengan bangga mengonsumsi makanan khas Sumatra Barat.
"Makanan tradisional kita jauh lebih bergizi dari makan cepat saji yang disuguhkan oleh restoran asal luar negeri. Dengan banyaknya masyarakat Sumbar mengonsumsi makanan tradisional ini, maka makanan tersebut akan terus lestari dan beredar di pasaran. Serta bisa terus semakin berkembang," ujarnya.
Supardi menjelaskan dirinya menginiasi terlaksananya pasar seni pameran kuliber tersebur juga dalam upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan daerah. Beragamnya kuliner yang dibuat dari berbagai jenis sumber hayati dan nabati tersebut akan menjadi kekayaan opsi makanan masyarakat.
Masyarakat bisa memenuhi keburuhan nutrisi dan gizi dengan makanan yang berasal dari beebagai sumber tumbuh-tumbuhan dan protein nabati lainnya.
Selain itu Supardi berharap organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota punya semangat dan target besar untuk kuliner Sumatra Barat.
"Laksanakan program-program yang efektif dalam melestarikan, mempromosikan kuliner Sumbar. Selain juga memastikan masyarakat atau UMKM yang memasarkannya terbantu," tandas Supardi. (OL-7)
Bagi masyarakat Maluku Utara, Lalampa bukan sekadar makanan, melainkan tradisi yang tak terpisahkan dari momen kebersamaan.
Rumah Makan Padang Nan Lamak resmi dibuka di Jakarta Selatan. Sajikan rendang dan ayam goreng khas Solok dengan resep autentik Minang dan konsep made-to-order.
Bukan sekadar nasi kari biasa, menu ini dikenal dengan porsi melimpah, rasa kuah kari yang khas, dan harga yang ramah di kantong.
Spesial tahun ini, hidangan-hidangan Turki dapat dinikmati di Jakarta, tepatnya di DoubleTree by Hilton Jakarta – Diponegoro melalui program “Taste of Turkiye”.
SEPANJANG Ramadan 2026, berbagai atraksi dan daya tarik untuk mendukung aktivitas masyarakat dihadirkan di Tangerang, salah satunya Ramdan Adventure.
Membawa cita rasa Bali serta keahlian Chef Syrco Bakker yang telah meraih dua bintang Michelin ke Jakarta, Syrco Base menerjemahkan filosofi kulinernya yang khas ke dalam konteks urban.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved