Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko memuji capaian Jawa Barat dalam menurunkan jumlah anak dengan kondisi gagal tumbuh (stunting).
Menurut mantan Panglima TNI itu, angka stunting di provinsi yang berbatasan dengan Jakarta ini sudah berada di bawah angka nasional.
Hal ini disampaikan Moeldoko saat menghadiri apel siaga tim pendamping
keluarga, di Kabupaten Subang, Kamis (12/5). Dia menjelaskan, Presiden
Joko Widodo menargetkan pada 2024 mendatang jumlah stunting di Indonesia tinggal 14%.
"Di Jawa Barat sudah 13%, sudah di bawah target nasional," ujarnya.
Oleh karena itu, Moeldoko meminta pemerintah daerah lainnya menjadikan Jawa Barat sebagai acuan dalam menurunkan jumlah stunting.
"Jawa Barat sudah berhasil, sudah mendahului nasional. Pemerintah daerah yang lain diharapkan bisa melihat Jawa Barat sebagai benchmarking, sebagai upaya untuk memperbaiki prevalensi stunting apabila daerah-daerah lain belum sesuai," katanya.
Lebih lanjut, Moeldoko memastikan pemerintah pusat menjadikan penurunan
stunting sebagai program strategis nasional.
Kehadiran dirinya di Subang pun, tambah Moeldoko, untuk memastikan upaya-upaya yang diambil tepat sasaran dan berhasil mengurangi jumlah anak dengan kondisi gagal tumbuh.
"Saya hadir untuk mengawal dan memastikan program strategis nasional ini bisa berjalan dengan baik. Antistunting adalah program strategis
nasional, harus dikawal," katanya.
Jawa Barat serius
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan, pihaknya melakukan
berbagai cara untuk menekan jumlah stunting. Salah satunya dengan
menerbitkan peraturan gubernur tentang percepatan penurunan stunting.
"Kita serius. Sebelum perpres Pak Jokowi lahir, pergub sudah mendahului. Setahun sebelumnya terbit pergub percepatan penurunan stunting," ujarnya seraya memastikan upaya pencegahan dilakukan sejak orangtua memulai pernikahan.
Menurut Emil, stunting terjadi karena beberapa hal seperti minimnya
sarana kesehatan, kurang baiknya sanitasi di rumah, pola asuh yang
buruk, dan gizi buruk. "Kami punya Ojek Makanan Balita (Omaba), ini
salah satu upaya yang bisa mencegah," katanya.
Melalui Omaba, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengirimkan makanan
bergizi untuk dikonsumsi anak. "Kami juga punya strategi yang sangat
berbasis data. Daerah mana kita jadikan target pencegahan stunting.
Apakah ibunya, anaknya. Lalu berbasis rentang usia. Seribu hari pertama
jadi rawan," katanya.
Emil pun memastikan pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat memberi
perhatian penuh dalam penanganan stunting ini. "Seperti di Subang,
pemdanya memberi 253 motor untuk pendampingan masyarakat. Ini bentuk
dukungan dari pemerintah daerah," ujarnya. (N-2)
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved