Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
KEUNIKAN budaya Papua ditampilkan di Kampus Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, selama dua hari berturut-turut, 2-3 Juni.
Keluarga mahasiswa Papua di UGM mendapat dukungan dari PT Freeport Indonesia untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah mereka di Kota Budaya.
Acara Papua Days itu digelar di Gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri, Kampus UGM di Bulak Sumur.
Dalam kegiatan tersebut, PT Freeport Indonesia membawa kelompok warga dari suku Kamoro yang menampilkan kekayaan seni dan budaya mereka.
"Papua merupakan daerah yang memiliki ragam budaya yang kaya dan unik. Sudah seharusnya kekayaan budaya Papua dikenal masyarakat secara lebih luas," papar Vice President Corporate Communication PT Freeport Indonesia, Riza Pratama, kemarin.
Perusahaan, lanjut dia, sangat mendukung kegiatan Papua Days.
Diharapkan, masyarakat Indonesia bisa lebih mengenal Papua, merasa dekat dengan Papua, dan sayang kepada Papua.
"Dukungan ini merupakan komitmen tinggi kami dalam meningkatkan seni dan budaya Papua," lanjut Riza.
Keunikan Papua dipaparkan Prof Johszua Robert Mansoben, antropolog dari Universitas Cenderawasih, Jayapura.
"Papua memiliki 265 bahasa, dengan kekayaan budaya yang sangat beragam," tuturnya.
Kekayaan budaya tersebut dapat dibagi dalam empat zona ekologi, yaitu pegunungan, pulau dan pantai, rawa dan muara sungai, serta dataran dan kaki bukit.
Setiap suku memiliki budaya yang berbeda-beda. Kebudayaan mereka tumbuh dan berkembang terkait dengan cara beradaptasi dengan lingkungan hidup mereka.
Sayangnya, keragaman budaya tersebut masih banyak yang belum diteliti.
"Menjadi tantangan kita untuk meneliti kekayaan budaya yang ada di Papua," tambah Johszua.
UGM siap bantu
Senada, Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UGM Prof Suratman mengatakan kekayaan budaya di Papua merupakan rangkaian besar dari kebudayaan Nusantara.
"Sudah saatnya, kekayaan tersebut bisa terinventarisasi, terdokumentasi, dan terpublikasi dalam riset-riset yang dilakukan mahasiswa, peneliti, dan akademisi."
UGM, tuturnya, siap membantu dalam proses inventarisasi, dokumentasi, dan penelitian terkait budaya-budaya yang ada di Papua.
Suratman menambahkan hubungan persahabatan Universitas Gadjah Mada dengan Papua telah terjalin secara baik sejak lama.
Bentuknya mulai dari pengiriman mahasiswa untuk melaksanakan kuliah kerja nyata, pelatihan guru-guru untuk mengajar di wilayah terpencil, serta program peningkatan kesehatan.
"Kami menyambut baik kegiatan Papua Days selama dua hari oleh Keluarga Mahasiswa Papua Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini akan semakin mengenalkan, mempererat, dan memperkuat hubungan dengan Papua," ungkapnya.
Dia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengenal dan mempelajari budaya Papua sebagai bagian dari budaya dunia.
Dalam kesempatan berbeda, Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo menyatakan keragaman Papua dari sisi agama, bahasa, adat istiadat, dan budaya idealnya menjadi pemersatu.
"Untuk menguatkan Papua yang selama ini terpuruk."
Menurut dia, watak 'etnosentrisme sempit' di internal Papua yakni dikotomi gunung dan pantai atau pesisir yang terjadi selama ini merugikan Papua.
Hal itu perlu disikapi bersama secara bijaksana. (MC/Ant/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved