Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Pemudik Pemotor bakal Naik 100%

Supardji Rasban
01/6/2016 06:23
Pemudik Pemotor bakal Naik 100%
(Dok.MI)

Salah satu titik kemacetan di pantura pada arus mudik-balik tahun ini ada di Brebes Timur, Jawa Tengah.

Pemudik menggunakan sepeda motor pada Idul Fitri 2016 diprediksi meningkat hingga 100%. Adapun pemudik yang menggunakan moda transportasi udara diperkirakan naik hingga 7%.

Kepala Koordinator Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agung Budi Maryoto mengungkapkan itu saat rapat koordinasi arus mudik-balik 2016 di Brebes, Jawa Tengah, kemarin. Dengan begitu, jelas dia, Polri menyiapkan berbagai rekayasa untuk mengurai kemacetan. Dia mengaku anggaran untuk pengamanan arus mudik dan balik meningkat empat kali lipat. "Kalau anggaran tahun lalu cuma Rp5 miliar, tahun ini dinaikkan empat kali lipat menjadi Rp20 miliar," terangnya.

Agung menjelaskan, meski ruas tol Pejagan-Brebes Timur sudah bisa beroperasi pada tahun ini, Brebes Timur tetap menjadi salah satu titik kemacetan.

"Kami juga memprediksi di Brebes Timur akan terjadi kemacetan selepas dari pintu keluar Brebes Timur arah ke Jawa Tengah yang melalui jalur pantura. Kami minta aparat kepolisian setempat untuk lebih awal mengecek daerah mana yang diprediksi menjadi titik rawan kemacetan, sehingga sudah lebih dahulu dipersiapkan cara mengatasinya," jelas Agung.

Dia juga meminta pihak Polres Brebes dan Dinas Perhubungan beserta aparat terkait untuk membentuk pagar betis. "Pagar betis akan dilakukan di jalur alternatif Brebes-Purwokerto," ujarnya.

Seusai rapat koordinasi, Kakorlantas dan jajaran mengecek sejumlah titik yang diprediksi bakal terjadi kemacetan saat musim arus mudik-balik nanti, yakni di ruas jalur pantura, tepatnya di depan Pasar Induk Brebes, dan pintu keluar Tol Pejagan-Brebes Timur di jalur pantura ruas Desa Banjaranyar.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) Banyumas Achmad Riyanto mengungkapkan salah satu jalur alternatif paling utama ialah antara Pekuncen dan Cilongok.

"Jalur alternatif ini sangat vital, karena biasanya jalur utama penghubung antara pantura ke jalur selatan mulai dari perbatasan Brebes-Banyumas sampai ke Ajibarang macet," katanya.

Jumlah pemudik yang ma-suk maupun melintasi Jateng pada Lebaran 2016 diprediksi meningkat ketimbang tahun lalu. "Jumlah pemudik pada Lebaran 2016 diprediksi seba-nyak 6.657.215 juta orang atau meningkat 5,7% daripada tahun lalu yang sebanyak 6,28 juta orang," kata Sekda Jawa Tengah Sri Puryono.

Ia merinci jumlah pemudik yang masuk ke Jateng melalui jalur pantai utara Jawa diprediksi sebanyak 6,55 juta orang, sedangkan yang melalui jalur pantai selatan hanya 1,11 juta orang. Dari jumlah itu, lanjut dia, yang menggunakan moda sepeda motor diperkirakan sebanyak 1,62 juta orang.

Jalan rusak

Sejumlah titik di jalur pantura Indramayu, Jawa Barat, masih rusak. Padahal, jalur tersebut menjadi jalur utama pemudik, khususnya yang menggunakan sepeda motor. Kerusakan terutama terjadi jalur Cirebon menuju Jakarta, mulai dari Celeng, Kecamatan Lohbener, hingga Sukahaji, Kecamatan Patrol.

Kerusakan paling parah terjadi antara ruas Jalan Celeng dan Langut, tepatnya di Desa Pangkalan, Desa Jumbleng, dan Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Desa Karangsinom, Parean, Eretan, dan Kalimenir Kecamatan Kandanghaur, serta Desa Sukahaji di Kecamatan Patrol. (BB/CS/TS/LD/UL/Ant/N-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya