Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Berkolaborasi Berdayakan Petani Lokal

Mediaindonesia.com
17/2/2022 14:10
Berkolaborasi Berdayakan Petani Lokal
Penanaman perdana 1.700 bibit cabai rawit merah dan cabai keriting merah oleh PT Eden Pangan Indonesia dan PT Bogorindo Cemerlang.(Dok.EdenFarm/Bogorindo)

UNTUK menindaklanjuti pembukaan lahan seluas 18,2 hektar pada Oktober 2021 lalu, PT Eden Pangan Indonesia (EdenFarm) dan PT Bogorindo Cemerlang (Bogorindo) melakukan penanaman perdana di Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (17/2). Penanaman perdana dilakukan secara simbolis oleh Sigit Himawan, selaku Head of Sourcing EdenFarm dan Moch. Iqbal, selaku General Affairs Bogorindo, disaksikan oleh pemerintah Desa Tenjojaya, Babinsa Koramil Cibadak, Bhabinkamtibmas Polsek Cibadak, dan petani setempat.

Tiga komoditas yang akan ditanam pada penanaman perdana adalah cabai keriting merah dengan luas 1,5ha, cabai rawit merah (1,1ha), dan jagung manis (0,4ha). Dari tanam perdana itu diharapkan kapasitas panen sebesar 13 ton untuk cabai keriting merah dan cabai rawit merah serta 4 ton untuk jagung manis, dengan estimasi waktu panen tiga bulan mendatang.

Baca juga: Menteri BUMN Ajak Petani Manfaatkan Aplikasi Berbasis Teknologi

Fokus pada pasar B2B, EdenFarm memasok bahan makanan berkualitas tinggi ke berbagai segmentasi pelanggan, termasuk hotel, restoran dan kafe (HOREKA), pasar tradisional, dan e-Commerce.  “Hasil panen perdana ini nantinya akan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan pasar di Jawa Barat, dan diharapkan ke depannya dapat memenuhi kebutuhan pasar di luar Jawa Barat,” ujar Sigit.

Selain  untuk memenuhi kebutuhan pasar, kerjasama antara EdenFarm dan Bogorindo dalam pengelolaan lahan di Desa Tenjojaya ini juga bertujuan untuk memberdayakan petani lokal agar dapat membantu meningkatkan perekonomian mereka. Dalam mengelola lahan seluas 20 hektar ini, nantinya akan memberdayakan sekitar 300 petani setempat.

“Saat ini EdenFarm telah bermitra dengan lebih dari 2.000 petani di Pulau Jawa, dengan Farming Project sebagai salah satu program kemitraan unggulan yang kami tawarkan dan telah bermitra dengan ratusan petani,” ujar Sigit.

Hadirnya Farming Project di Desa Tenjojaya memberikan manfaat bagi para petani untuk mendapatkan modal awal, prediksi harga dan demand yang akurat, serta sistem bagi hasil yang menguntungkan. (RO/A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Maulana
Berita Lainnya