Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Dana BOS tidak Cair, Pungli Marak

AS/N-3
07/5/2016 11:10
Dana BOS tidak Cair, Pungli Marak
(ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)

DENGAN dalih tidak menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) 2016, pegawai di sekolah dasar swasta di Kota Semarang, Jawa Tengah, melakukan pungutan untuk siswa.

Dari pantauan Media Indonesia, sebuah sekolah swasta memungut biaya dari siswa dengan bervariasi, dari Rp20 ribu-Rp80 ribu. Alasannya, tidak ada lagi bantuan BOS seperti tahun sebelumnya.

Dewi Kartikasari, 40, orangtua siswa, membenarkan adanya pungutan itu. “Padahal, kami sudah membayar SPP, kini harus membayar pungut-an dengan peruntukan yang seharusnya ditanggung BOS,” ujarnya, kemarin.

Slamet Nurul Aini, Kepala Sekolah SD Islam Darul Huda Kota Semarang, membenarkan sekolah swasta se-Semarang tidak lagi menerima dana BOS. “Kami sudah berkoordinasi dengan Gubernur Ganjar Pranowo dan DPRD. Seharusnya dana BOS sudah turun Desember, tapi hingga kini belum ada. Jadi, kami memungut dana untuk biaya pengadaan ulangan,” ujar Slamet.

Pernyataan itu dibantah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Nurhadi Amiyanto. Menurutnya, kepala sekolah itu berbohong karena dana BOS SD sudah cair untuk triwulan I dan II.

“Kepala sekolah itu bohong besar. Ini saya punya bukti transfer dana BOS itu. Silakan dicek. Semua sudah dikirim, baik triwulan I maupun II,” terangnya. (AS/N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya