Kamis 14 Oktober 2021, 18:08 WIB

Pemprov Jatim Kembangkan Kedelai Hitam

Bagus Suryo | Nusantara
Pemprov Jatim Kembangkan Kedelai Hitam

MI/Bagus Suryo
Petani memanen kedelai di Desa Kebonwaris, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (14/10).

 

PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur menyatakan budi daya kedelai hitam menjadi solusi mengatasi kemiskinan ekstrem. Sebab, hasil panen kedelai varietas unggul itu seluruhnya terserap untuk memenuhi kebutuhan pabrik kecap.

"Semua komoditi pertanian bisa mengatasi kemiskinan, yang penting ada kepastian harga dan penyerapan," tegas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim Hadi Sulistyo, Kamis (14/10).

Ia menjelaskan kebijakan pertanian dan ketahanan pangan di Jatim terkait pengentasan kemiskinan dengan memperhatikan kebutuhan petani agar mereka bisa memproduksi dengan baik.

"Pemerintah hadir ke petani. Tanam padi kita percepat, kalau kemarau kita mendampingi petani. Kita beri bantuan alsintan (alat dan mesin pertanian)," katanya.

Kendati saat ini produksi kedelai di daerah itu selalu minus, tapi ia optimistis bisa memperluas lahan. Sejauh ini, para petani masih enggan menanam karena budi daya kedelai berbiaya besar dan rentan terserang hama. Selain itu, petani membutuhkan kepastian harga dan penyerapan hasil panen.

Adapun luas panen kedelai 2021 di Jatim hanya mencapai 34.271 hektare. Prognosa produksi kedelai 41.608 ton sampai Desember nanti.

"Dengan kebutuhan konsumsi 292.152 ton sehingga kita minus 250.544 ton. Jatim tidak pernah surplus karena kedelai tanaman subtropis. Penyebabnya, hama lebih banyak daripada padi," ujarnya.

Kini, komoditi pertanian yang minus hanya kedelai dan bawang putih. Komoditi lainnya surplus. Tapi, Pemprov kedepannya terus meningkatkan produksi dengan membantu petani. Bantuan itu berupa 10 ribu hektare kedelai dan 33 ribu kg benih termasuk pupuk.

"Kita kembangkan secara optimal. Kita akan mencari lahan yang sesuai,  berupaya menanam kedelai lokal," tuturnya. (OL-15)

Baca Juga

DOK MI

Dampak Pandemi Covid-19, Pemprov Jabar Kehilangan Pendapatan Rp6 Triliun

👤Benny Bastiandy 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 19:06 WIB
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat kehilangan pendapatan hampir Rp6 triliun dampak pandemi covid-19. Akibatnya, tak sedikit rencana pembangunan...
MI/Dwi Apriani

Pemkab Muba Minta Bantuan Tim Ahli Padamkan Kebakaran Sumur Minyak Ilegal

👤Dwi Apriani 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 18:55 WIB
API yang muncul dari sumur minyak ilegal di Dusun V Desa Keban 1 Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan...
MI/Dwi Apriani

Polda Sumsel Ungkap Kasus Pupuk Ilegal

👤Dwi Apriani 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 18:46 WIB
Polda Sumsel berhasil menyita 659 zak kemasan 50 kilogram pupuk dolomite merek ADS yang diduga tidak memiliki izin edar dan terdaftar di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya