Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAk empat hari terakhir, harga cabai merah di kawasan Provinsi Aceh, melonjak. Perbedaan harga cukup jauh dibandingkan tiga hari lalu, sehingga mengurangi daya beli warga.
Amatan Media Indonesia, di pusat Pasar Sayur Pante Teungoh, Sigli, Ibu Kota Kabupaten Pidie, Minggu (3/19), misalnya, harga cabai merah telah menyentuh Rp48.000 per kg (kilogram) hingga Rp50.000 per kg. Harga tersebut lebih mahal dari tiga hari lalu yaitu Rp27.000 hingga Rp30.000 per kg.
"Saya jual Rp48.000 per kg, kalau teman lain ada yang menjual sampai Rp50.000 per kg. Tentu tergantung kualitas dan modal pembelian," kata Fajri,45, pedagang cabai merah di Pusat Pasar Pante Teungoh, Kota Sigli kepada Media Indonesia.
Baca juga: Pemkot Tasikmalaya Instruksikan ASN Beli Telur
Tingginya bahan bumbu dapur pemedas masakan itu diduga karena produksi cabai merah menurun. Apalagi dipengaruhi cuaca buruk yang terkadang terik matahari, lalu tiba tiba langsung turun hujan deras hingga 2 jam.
Kondisi tidak jauh berbeda juga terjadi di Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, dan Aceh Utara.
Bahkan, di Banda Aceh, harga jual cabai merah di tingkat pedagang eceran sudah mencapai Rp50.000 per kg.
Catatan Media Indonesia, kawasan produksi cabai merah di Provinsi Aceh sebagian besar dari Kabupaten Pidie. Tanaman yang memasuki masa produksi setelah berumur sekitar 75 hari itu banyak dibudidayakan di Kecamatan Delima, Batee, Padang Tiji, Grong-Grong, Muara Tiga, Simpang Tiga, Keumala dan Tangse.
Hasil panen petani dari Pidie biasanya dipasok untuk kebutuhan pasar ke berbagai kabupaten/kota di Aceh. Bahkan tidak jarang cabai merah dari Pidie menyentuh pasar Medan di Provinsi Sumatra Utara. (OL-1)
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan memperkuat pengawasan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
PETANI milenial tergabung dalam kelompok tani Pasirangin, Kota Tasikmalaya, memanen cabai merah di lahan seluas 250 bata dengan jumlah 7.000 pohon.
Cabai tersebut akan dijual dengan harga Rp58 ribu per Kg -nya. Hal itu juga sebagai upaya dari pemerintah untuk membantu masyarakat ditengah naiknya harga cabai merah di pasaran.
Harga cabai merah di Sumatra Utara masih melambung tinggi meski Pemerintah Provinsi Sumtra Utara sudah mengintervensi pasar dengan mendatangkan 50 ton cabai dari Jawa.
HARGA cabai merah di kawasan Provinsi Aceh sejak sebulan terakhir terus meningkat.
Dari pengamatan di lapangan, cabai hijau bahkan ada yang dijual Rp60.000 per kilogram. Harga cabai saat ini dinilai cukup mahal dan jauh di atas harga keekonomiannya
Di momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, banyak anggota masyarakat yang juga menggelar hajatan pernikahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved