Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Media Sosial Jadi Salah Satu Andalan Pelaku UMKM di Masa PPKM

Mediaindonesia.com
05/9/2021 08:45
Media Sosial Jadi Salah Satu Andalan Pelaku UMKM di Masa PPKM
Ilustrasi(Dok.D'lapan Penjoeroe)

PANDEMI covid-19 yang melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia selama hampir dua tahun terakhir memang memukul hampir semua sektor kehidupan, terutama perekonomian. Banyak orang yang kehilangan pekerjaan dan tidak sedikit pula pelaku usaha yang terpaksa gulung tikar akibat wabah berkepanjangan itu.

Penerapan pembelakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang dilakukan pemerintah untuk menekan laju penularan virus korona di satu sisi semakin memperparah derita masyarakat kecil, terutama pelaku UMKM. Sebab ruang dan waktu mereka untuk berusaha semakin sempit.

Baca juga: Berkolabasi Ajak UMKM Lebih Kreatif Kembangkan Bisnis Kuliner

Diungkapkan salah satu pelaku UMKM kuliner, Agus Taufiq, sejak diberlakukannya PPKM, usahanya merosot tajam. Ia pun kesulitan mengembangkan usaha.

"Tentu saja setiap usaha pasti ada kendala dan kesulitan. Apalagi bagi kita yang punya modal pas-pasan. Namun di masa pandemi ini, memang kondisinya sangat sulit," kata pelaku UMKM kuliner di Purwodadi, Gambiran, Banyuwangi, Jawa Timur tersebut.

"Keuntungan tidak tentu. Bahkan saat PPKM ini, kentungan kami merosot begitu tajam, bulan ini di bawah Rp500 ribu," imbuhnya.

Untuk mengakali kondisi tersebut, lanjut Agus, selain membuka warung sendiri, ia juga menitipkan dagangannya ke toko lain dan memanfaatkan media sosial. Untuk tokonya sendiri yang bernama D'lapan Penjoeroe, ia buka sejak pukul 7.OO WIB.  

"Untuk saat ini, kebanyakan pelanggan saya adalah teman dan tetangga serta customer dari market place dan media sosial," tuturnya.

Menurut Agus, semenjak pandemi covid-19, terutama ketika banyak perusahaan memberlakukan Work Form Home atau bekerja dari rumah dan belajar dari rumah, masyarakat kini suka membeli makanan ringan atau snack. Kondisi itulah yang coba dimanfaat kan Agus dengan menjajakan aneka jajanan seperti Almond Crispy, Brownies Crispy, Japanese Milk Bread, Korean Garlic Cheese Bread, dan sebagainya.

Meski begitu ia tetap berharap pandemi covid-19 segera berlalu dan Indonesia kembali normal. Dengan begitu, ia dan para pelaku UMKM lainnya bisa kembali berusaha dengan baik.

"Sepertinya memang dengan banyak warga yang melakukan kegiatan dari rumah akan menguntungkan pelaku UMKM. Tetapi sebenarnya tidak juga. Karena itu kami berharap pandemi ini segera berlalu dan situasi kembali normal seperti dahulu," ujarnya.

"Tentunya sama seperti semua orang pasti berharap usahanya semakin maju. Dan juga saya berharap bisa punya peralatan yg lebih memadai, terutama punya oven dan mixer yang bagus," kata Agus. (Ant/A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Maulana
Berita Lainnya