Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA cabai anjlok terjun bebas saat panen raya. Kondisi tersebut membuat petani di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus terancam rugi besar. Bahkan sejumlah petani juga jual sepeda motor hingga barang berharga.
Menurut Siti Mujarodah Salah satu petani cabai Desa Kesambi mengaku, sangat memprihatinkan dengan kondisi harga jual cabai merah kriting yang sampai Rp3.000 per kilogram, sementara bulan Juni lalu harga masih di kisaran Rp50 ribu per kilogram. Disebutkan anjloknya harga cabai terjadi sejak awal Agustus, bersamaan saat memasuki panen raya cabai di Desa Kesambi.
"Harga saat ini Rp3.000, paling rendah kemarin ada yang Rp2.500 per kilogram. Harga itu terendah dibanding tahun tahun lalu mas," kata Siti petani cabai saat melakukan petik cabai di lahan pertanian yang digarapnya Rabu, (25/8/2021).
Petani berharap pemerintah dapat turun tangan memberi solusi dalam membantu kondisi petani yang kini mengalami kesulitan akibat anjloknya harga cabai. Mengingat harga yang paling rendah kali ini membuat petani cabai terancam merugi besar. Ditambah biaya produksi menggarap sawah yang cukup besar, petani kesulitan dalam menggarap lahan kembali paska najloknya harga cabai. "Sangat memprihatinkan mas. Nanti tanam lagi ya kehabisan biaya. Upaya tanam lagi ya jual kendaraan motor. petani lain ada yang jual emas-emasan, dan biasa, hutang-hutang semampunya," imbuhnya.
Lebih lanjut, Siti menjelaskan untuk dua hektar sawah yang digarap menghabiskan biaya kurang lebih mencapai Rp20 juta. Sementara hasil panen yang didapat satu kotak kurang lebih mencapai 2 ton. Dengan hasil saat ini jauh dari biaya yang dikeluarkan dalam mengolahnya.
Sementara hal yang sama dikatakan Nurul Fauzi petani muda asal Desa Kesambi, menurutnya anjloknya harga saat ini terjadi secara menyeluruh. Petani tidak bisa mengatasi, berharap pemerintah dapat turun tangan membantu permasalahan petani cabai.
"Saya cuma garap satu hektare mas, harganya hancur. Selain panen raya, ya mungkin karena PPKM ini jadi daya beli masyarakat berkurang. Berdampak pada anjloknya harga cabai di petani," terangnya.
Sementara Kepala Desa Kesambi Mokhamad Masri membenarkan adanya petaninya yang hingga terpaksa jual sepeda motor dalam mengatasi kondisi sulit bagi petani. Tak hanya sepeda motor, perhiasan hingga pinjam modal perbankan sudah biasa dilakukan.
"Menurut informasi dari petani, untuk garap kemarin pinjam uang perbankan, jual motor. Harapan petani dapat balik modal. Namun sayangnya, harga anjlok paling terendah ini. Bahkan ada yang jual motornya nutup itu semua," ucap Masri saat ditemui Media Indonesia di area persawahan Desa Kesambi.
Pihaknya masih berupaya mengkomunikasikan dengan pihak terkait dalam membantu nasib petani cabai atas kondisi anjlok harga cabai kali ini. "Cara lain dengan pelelangan. Supaya tengkulak tidak lokal saja, namun juga luar daerah juga masuk biar ada persingan harga," tandasnya. (JA/OL-10)
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga Rp80.000 per kg, sekarang hanya Rp36.000 per kg. Harga telur ayam ras dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kg.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Banjir akibat cuaca ekstrem di Kudus merendam 5.596 rumah dan 1.970 hektare sawah serta berdampak pada 43.479 jiwa.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Kasus asusila yang terjadi di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus menjadi pembicaraan netizen setelah video yang diambil dari rekaman CCTV di rumah sakit plat merah itu viral.
Keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan mendasar di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi dan kualitas sumber air yang menurun.
Kedua korban diidentifikasi sebagai Ahmad Syukron Ma’mun dan Muhammad Abraham Dhiyauddin.
863 atlet muda panahan yang jadi peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved