Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN lahan dan hutan (kathutla) di Sumatera Selatan mulai terjadi. Wilayah yang rawan terjadinya karhutla di Sumsel antara lain Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, Musi Rawas, Empat Lawang, Penukal Abab Lematang Ilir, Muara Enim dan Musi Rawas Utara.
Sebagai upaya memadamkan karhutla itu, satgas pencegahan dan penanggulangan karhutla di Sumsel hanya berbekal lima unit helikopter waterboombing. Sementara kebutuhan helikopter masih sangat kurang. Dari kasus karhutla di Sumsel setidaknya membutuhkan 12 helikopter waterboombing, sebab karhutla di Sumsel sangat mudah meluas karena lahan gambut yang tersebar mendominan di provinsi tersebut.
Untuk itu, Pemprov Sumsel meminta agar pemerintah pusat yakni Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk menambah alokasi helikopter
waterbombing. "Sekarang kita hanya memiliki lima unit helikopter waterbombing, padahal sebenarnya kebutuhan kita 12 unit. Tahun-tahun sebelumnya juga kita memiliki bantuan hingga belasan unit helikopter, harapan kita pusat bisa menambah alokasi bantuan helikopter lagi," ucap Ansori, Kabid Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel, Rabu (28/7).
Ia menjelaskan kekuatan helikopter waterbombing dinilai efektif dalam pemadaman karhutla. Sebab satu helikopter mampu mengangkut sebanyak 5.000 liter air dan mengebom diatas area yang terbakar.
"Kalau pemadaman lewat darat memang banyak kendalanya, salah satunya akses yang sulit dicapai. Apalagi butuh waktu lama untuk sampai di lokasi lahan terbakar. Karenanya, bantuan helikopter sangat diperlukan," ucapnya.
Apalagi, kata Ansori, saat ini sudah masuk musim kemarau. Sehingga sangat mudah dan rentan terjadinya karhutla di area lahan gambut. "Sulitnya lahan gambut ini, sulit dipadamkan, dan kebakaran bisa cepat meluas," ucapnya.
Ditambahkan Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim, Kebakaran Hutan, dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Sumatra, Ferdian Krisnanto mengatakan lahan gambut di wilayah tersebut rata-rata cukup dalam sehingga tidak cukup hanya mengandalkan penyiraman air dari udara namun mesti dilakukan penyiraman darat menggunakan selang.
Meskipun demikian, keberadaan helikopter pengeboman air akan membantu petugas, bukan hanya untuk memadamkan api namun juga untuk memantau titik-titik api. Saat ini, pihaknya masih bersiaga di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk mengantisipasi beberapa titik panas yang dikhawatirkan kembali menimbulkan kebakaran dan meluas seketika.
"Sekarang lebih waspada karena potensi hujan makin kecil dan kemarin lokasi api berpotensi masuk Suaka Margasatwa Padang Sugihan OKI," pungkasnya. (OL-15)
Berdasarkan pantauan BMKG terdeteksi 206 titik panas akibat karhutla di sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat.
Dari 11 daerah tersebut, total luasan Karhutla sebanyak 1.041,74 Hektare (Ha).
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
UPAYA pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dilakukan secara intensif.
Dari sebanyak 8 lokasi Karhutla di Riau, wilayah Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang cukup luas terdampak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan status siaga darurat Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) per Jumat (13/2) yang berlaku hingga 30 November 2026 mendatang.
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin (2008-2018) meninggal dunia di Jakarta. Simak perjalanan dan warisan pembangunannya bagi Bumi Sriwijaya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved